Sering Terbangun Pada Jam 3 atau 4 Pagi? Bisa Jadi Kamu Stress

Sering Terbangun Pada Jam 3 atau 4 Pagi? Bisa Jadi Kamu Stress (Unsplash/Tim Gouw)

Zonamalang.com – Fenomena terbangun tanpa direncanakan pada jam 3 atau 4 pagi ternyata dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Greg Murray, Direktur Pusat Kesehatan Mental dari Universitas Teknologi Swinburne, Australia, menjelaskan bahwa stres dapat menjadi salah satu penyebab utama fenomena ini.

Menurut Murray, kita sering bangun berkali-kali setiap malam, tetapi tidur nyenyak terjadi pada paruh kedua malam.

Stres dapat menjadi pemicu terbangunnya seseorang, karena saat tidur nyenyak, kita tidak menyadari terbangun, tetapi sedikit stres dapat membuat kita sepenuhnya sadar dan terjaga.

Advertisement

Kekurangan udara segar juga dapat memainkan peran penting dalam fenomena ini. Kualitas tidur seseorang dapat terganggu jika ada kekurangan pasokan udara segar di sekitarnya, menyebabkan mereka terbangun secara otomatis.

“Bangun dan merasa khawatir pada jam 3 pagi adalah hal yang sangat dimengerti dan manusiawi,” ungkap Murray.

Stephanie Romiszewski, seorang ahli fisiologi tidur dan direktur Klinik Sleepyhead, menyarankan agar orang tidak tidur sampai rasa kantuk datang untuk menghindari terbangun di tengah malam dan mengatasi masalah tidur.

“Bangun pada waktu yang sama setiap hari dan jangan tidur sampai Anda merasa mengantuk,” tambah Romiszewski.

Advertisement

Ia juga menekankan bahwa fenomena terbangun pada pukul tiga dan empat pagi bisa terkait dengan kebiasaan tidur pada waktu yang sama setiap hari.

Orang yang tidur dan bangun pada jam yang konsisten cenderung mencapai tahap tidur ringan dan terbangun pada waktu yang sama setiap malam.

Michael K. Scullin, seorang profesor psikologi dan ilmu saraf di Baylor University di Texas, menambahkan bahwa terbangun pada pukul 3 dan 4 pagi juga dapat terkait dengan mimpi kecemasan.

Ia menyarankan untuk menyimpan catatan di sebelah tempat tidur dan mencatat hal-hal yang perlu dilakukan di masa depan sebelum tidur untuk menghindari kecemasan yang dapat menyebabkan terbangun di tengah malam.

“Ketika orang terbangun pada malam hari, hal yang membuat mereka khawatir biasanya cukup dapat diprediksi,” ujarnya.

Fenomena ini, meskipun umum, dapat diatasi dengan memahami penyebabnya dan mengadopsi rutinitas tidur yang sehat.***

Advertisement

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait