Wow! Ternyata 3 Tanaman Hias ini Beracun, Sering Ditanam Dalam Rumah! Apa Saja?

Wow! Ternyata 3 Tanaman Hias ini Beracun, Sering Ditanam Dalam Rumah! Apa Saja? (Pinterest.com/Clever Bloom)

Zonamalang.com – Sebagian besar tanaman hias yang sering digunakan untuk mempercantik ruangan ternyata memiliki potensi beracun. Ketika tidak hati-hati, tanaman-tanaman ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang berisiko bagi keluarga yang tinggal di rumah tersebut.

Tanaman hias yang kerap digunakan sebagai dekorasi ruangan, sebenarnya menyimpan bahaya yang perlu diwaspadai.

Meskipun memikat dengan keindahan daun dan bunganya, sebaiknya kita bijak dalam memilih tanaman hias, terutama jika ada anak-anak di rumah.

Advertisement

Maka, apa saja tanaman hias beracun yang perlu diwaspadai di rumah? Berikut daftar beberapa di antaranya:

  1. Tanaman Dolar (ZZ Plant) Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa seluruh bagian dari tanaman dolar ini beracun karena mengandung senyawa oksalat. Kontak dengan tanaman ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan gatal-gatal. Jika tidak sengaja menyentuh daunnya, segera cuci tangan dengan sabun hingga bersih. Disarankan menggunakan sarung tangan saat menangani tanaman ini.
  2. Kuping Gajah (Caladium) Daun kuping gajah adalah tanaman hias beracun yang dapat menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan jika terhirup. Menggosok daunnya pada kulit dapat menyebabkan gatal dan sensasi terbakar. Menelan daunnya bisa menyebabkan pembengkakan pada lidah dan mulut serta kesulitan bernapas dalam jangka panjang.
  3. Sri Rejeki (Dieffenbachia) Tanaman hias sri rejeki ini mengandung getah beracun pada daun dan batangnya. Kalsium oksalat yang terkandung dalam tanaman ini dapat menyebabkan gatal pada bibir dan lidah, bahkan mungkin menimbulkan kejang-kejang.

Keamanan keluarga sangat penting, jadi penting untuk mengetahui potensi risiko dari tanaman hias yang ada di rumah dan tindakan pencegahan yang perlu diambil untuk melindungi anggota keluarga dari dampak buruk yang mungkin ditimbulkan oleh tanaman-tanaman tersebut.***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait