2 September 2023 Berapa Hijriah dalam Kalender Islam? Apakah Ada Puasa Ayyamul Bidh?

2 September 2023 Berapa Hijriah dalam Kalender Islam? Apakah Ada Puasa Ayyamul Bidh? (pexels/David McEachan)

Zonamalang.com – Kini sudah memasuki tanggal 2 dalam bulan Masehi yakni September tahun 2023, lalu untuk 2 September 2023 berapa hijriah dalam kalender Islam? apakah ada puasa Ayyamul Bidh? simak selengkapnya.

Kalender Islam masih digunakan untuk menentukan berbagai kegiatan dimasyarakat muslim, baik untuk menentukan kegiatan ibadah atau melakukan acara dan lainya.

Salah satunya adalah pada tanggal 1 September 2023 kemarin, merupakan tanggal 15 Shaffar dimana tanggal itu adalah tanggal puasa hari ketiga Ayyamul Bidh.

Advertisement

Masyarakat memang masih setiap lebih hafal kalender masehi buka kalender Islam atau jawa, namun perli diketahui bahwa kalender jawa atau Islam masih tetap digunakan sampai saat ini.

Pada hari ini, Sabtu 2 September 2023 adalah 16 Shaffar 1445 Hijriah (Jawa: Sabtu Legi), dengan mengetahui semoga bisa digunakan untuk melakukan hal-hal kebaikan.

Setelah bulan Shaffar ada bulan yang mulai, yakni bulan Maulid atau Rabi’ul Awwal dimana dalam bulan ini dilahirkan makhluk paling mulia yakni Nabi Muhammad SAW.

Mitos Bulan Shaffar

Salah satu mitos yang beredar adalah bahwa Bulan Safar adalah Bulan Malapetaka. Meskipun begitu, dalam Islam, takdir seseorang ditentukan oleh Allah, bukan oleh bulan atau waktu tertentu.

Advertisement

Begitu juga dengan keyakinan bahwa menikah pada Bulan Safar membawa sial. Ini adalah pandangan yang tidak didukung oleh ajaran Islam yang mengizinkan dan memberkati pernikahan pada semua waktu.

Ada juga kepercayaan bahwa penyakit lebih sering terjadi pada Bulan Safar.

Ini hanyalah mitos dan tidak didukung oleh bukti medis atau ajaran agama. Selain itu, kepercayaan untuk menghindari perjalanan atau proyek besar pada bulan ini juga tidak memiliki dasar dalam Islam.

Islam mengajarkan bahwa tindakan baik atau buruk tidak tergantung pada bulan tertentu.

Dalam Islam, keyakinan dan amalan seharusnya didasarkan pada ajaran yang sahih dari Al-Quran dan Hadis.

Keutamaan dalam Islam lebih terfokus pada ketaatan kepada Allah, kebaikan, dan niat yang baik daripada pada waktu atau bulan tertentu.

Semoga informasi ini membantu kita semua untuk menjalani ibadah dengan penuh kesadaran dan menghindari keyakinan yang tidak memiliki dasar agama.

Advertisement

Selamat menunaikan ibadah dan merayakan momen-momen mulia dalam Islam.***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait