20 September 2023 Berapa Hijriah? Ini Dia Info Kalender Islam Hari Ini!

8 Februari 2024 Berapa Hijriah dalam Kalender Islam? (Unsplash/Godwin Bephin)

Zonamalang.com – Update tentang jawaban dari pertanyaan 20 September 2023 berapa Hijriah? akan kami sajikan dalam artikel berikut ini.

Dalam kalender Hijriah, 20 September 2023 bertepatan dengan hari Rabu 4 Rabi’ul Awwal 1445 H (Rabu Wage = Jawa) atau biasa disebut dengan bulan maulid Nabi.

Dalam bulan Rabiul Awal juga terdapat puasa Ayyamul Bidh yang dilakukan pada 13,14 dan 15 bulan Rabiul Awal.

Advertisement

Bulan Rabi’ul Awal merupakan bulan ke-3 dalam kalender Hijriyah dan memiliki makna penting bagi umat Islam. Bulan ini menjadi istimewa karena pada tanggal 12 Rabi’ul Awal dianggap sebagai hari lahir atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebagai pemimpin umat Islam, panutan, dan penggembira hati bagi umatnya, Maulid Nabi menjadi momen untuk merayakan dan mengenang sejarah serta teladan beliau.

Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabi’ul Awal 571 Masehi di kota Mekah. Beliau lahir ke dalam keluarga yang terkenal, Bani Hasyim, sebagai anak dari Abdullah bin Abdul Muththalib dan Aminah Binti Wahab1. Nabi Muhammad SAW adalah seorang luar biasa yang diberi misi untuk menyampaikan wahyu Allah dan membangun peradaban baru, yaitu Islam.

Beliau merupakan contoh yang terbaik dalam segala aspek kehidupan, seperti dalam moral, ibadah, kepemimpinan, dan banyak lagi. Maulid Nabi menjadi simbol untuk meneruskan pesannya dan mengikuti jejaknya dalam menjalani kehidupan.

Sumber Sejarah

Sumber utama tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW adalah Al-Qur’an dan Hadist. Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, sedangkan Hadist adalah ucapan, perbuatan, dan persetujuan beliau yang dicatat oleh para sahabat dan ulama2. Kombinasi keduanya menjadi pedoman umat Islam tentang agama dan peradaban yang ditekuni.

Advertisement

Selain kedua sumber utama tersebut, terdapat juga buku-buku sejarah tentang Nabi Muhammad SAW yang ditulis oleh para ulama dan penulis Islam, beberapa diantaranya adalah:

Sirah Nabawiyah, karya Ibnu Hisyam3.
Al-Rahiq al-Makhtum (The Sealed Nectar), karya Saifur Rahman al-Mubarakpuri4.
Sirah Nabawiyah, karya Syeikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri.

Keutamaan Bulan Rabi’ul Awal

Bulan Rabi’ul Awal dianggap sebagai bulan yang diberkahi dan memiliki keutamaan tersendiri, terutama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di bawah ini merupakan beberapa keutamaan bulan Rabi’ul Awal:

  • Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang menjadi anugerah terbesar bagi umat Islam.
  • Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi seluruh alam (Q.S. Al-Anbiya’: 107)5.
  • Kesempatan untuk mengenang dan mempelajari kembali sejarah, perjuangan, dan pengorbanan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan dakwah Islam.
  • Meningkatkan kecintaan dan keimanan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dan panutan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Melakukan amal ibadah dan kebaikan, seperti shalawat, doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur atas pertolongan dan hidayah yang diberikan.
  • Mempererat persaudaraan dan persatuan umat Islam dalam semangat rasa cinta dan hormat kepada Nabi Muhammad SAW.

Kesimpulan

Bulan Rabi’ul Awal dan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan penting dalam kehidupan umat Islam. Seluruh umat didorong untuk mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW dan menjalani kehidupan dengan penuh keteladanan, keimanan, dan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya. Momen ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan akhlak, ibadah, dan kebersamaan dalam umat Islam.***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait