1 Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Pikup Seruduk Peserta Karnaval Sound di Pakis, Balita 5 Tahun Ikut Jadi Korban

1 Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Pikup Seruduk Peserta Karnaval Sound di Pakis (Dok. Sat Lantas Polres Malang)

Malang, Zonamalang.com – Tragedi kecelakaan memilukan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, saat karnaval parade sound system (parade sound horeg) menjadi viral. Sebuah pikap yang mengangkut konsumsi peserta karnaval menabrak beberapa orang yang berjalan kaki. Akibatnya, satu peserta tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Karnaval yang berakhir tragis ini dimulai pada Minggu (24/9/2023) pukul 19.00 WIB itu, seharusnya diikuti belasan peserta, tetapi akibat kejadian memilukan tersebut mengharuskan karnaval dihentikan sekitar pukul 23.37 WIB, dengan hanya empat peserta yang berhasil mencapai garis finish.

“Satu korban meninggal dunia dan enam lain mengalami luka-luka,” ujar Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita, Senin (25/9/2023).

Advertisement

1 Korban yang meninggal tersebut bernama Renita Sintia Sari (14), pelajar SMP asal Dusun Kedungboto, Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia mengalami luka di bagian kepala akibat tertabrak pikap Grand Max N-8969-BF yang dikemudikan oleh Ustadi (63), warga setempat.

Keenam korban lainnya harus menjalani perawatan di RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Mereka menderita luka di bagian kepala, kaki, dan tangan, termasuk salah satu korban yang merupakan bayi laki-laki berusia 5 tahun.

Menurut informasi yang dihimpun Zonamalang.com, pikap tersebut bertugas sebagai kendaraan pembawa konsumsi bagi peserta karnaval, yang digelar Pemerintah Desa Kedungrejo untuk memperingati Hari Besar Nasional (17 Agustus).

Untuk diketahui, karnaval ini berlangsung sejak pukul 9 pagi, peserta berada di Jalan Raya Kedungrejo, Kecamatan Pakis. Kejadian nahas tersebut terjadi ketika pikap membawa konsumsi melaju di belakang peserta karnaval yang mengikuti alunan musik dari truk sound system.

Advertisement

“Tiba di TKP, mobil pikap lepas kendali dan searah di depannya ada 7 pejalan kaki. Karena jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrakan dari belakang. Kondisi jalan menurun,” jelas Agnis.

Unit Gakkum Sat Lantas Polres Malang telah melakukan olah TKP setelah menerima laporan tentang kecelakaan tersebut. Pengemudi pikap kini menjalani pemeriksaan intensif.

“Satu korban meninggal di TKP, karena mengalami luka di bagian kepala. Enam korban luka sudah mendapatkan perawatan di RSSA. Untuk sopir, saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan,” tegas Agnis Juwita. dikutip dari Detik.com. ***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait