Arti Kata Mberot dalam Kesenian Bantengan di Jawa Timur Viral Apa?

Arti dari istilah Mberot sendiri berasal dari bahasa Jawa Timuran yang menggambarkan perbuatan berontak, marah, atau mengamuk.

Ramaikan Kota Batu dengan Jadwal Event Seru Bulan September 2023 (Vecteezy/Lush. Studio)

MALANG, Zonamalang.com – Tradisi unik dan misterius dalam budaya Jawa Timur, Mberot, menjadi sorotan dalam kesenian tradisional Bantengan. Kesenian yang memukau ini menggambarkan sebuah pertunjukan di mana replika kepala banteng menjadi pusat perhatian. Katahui apa arti kata Mberot dalam kesenian bantengan di Jawa Timur yang saat ini sedang viral.

Namun, istilah Mberot seringkali menciptakan rasa takut di kalangan masyarakat karena dianggap sebagai momen di mana replika tersebut dapat “mberot” atau menyerang secara tiba-tiba.

Pertunjukan Bantengan melibatkan dua orang pemain yang menempati posisi kaki depan dan kaki belakang banteng. Pemegang kepala banteng memiliki peran penting dalam mengontrol gerakan tarian, tetapi seringkali dialah yang mengalami fenomena Mberot.

Advertisement

Posisi kaki belakang bertanggung jawab sebagai ekor, dan keduanya memainkan peran vital dalam kesenian ini yang sering tampil dalam karnaval, upacara khitan, pernikahan, atau festival di Jawa Timur.

Bantengan, dengan kostum hitam dan topeng kepala banteng dari kayu dengan tanduk asli, hadir dalam rangkaian kesenian ini yang sarat makna sakral. Kesenian ini dijalankan dengan tujuan tolak balak, menghormati leluhur, hingga melestarikan seni budaya tradisional agar tetap hidup.

Iringan musik gamelan turut menambahkan kekayaan nuansa dalam performa Bantengan.

Pentingnya elemen magis terasa dalam kesenian ini, terutama saat orang yang memegang kepala banteng mengalami kesurupan, atau dalam istilah setempat, Mberot.

Advertisement

Kesurupan ini sering dipicu oleh interaksi dengan karakter irengan dan abangan, yang masing-masing diwakili oleh orang berpakaian serba hitam dan merah. Kesurupan dianggap sebagai tanda keberhasilan tarian, dan unsur magis ini tetap menjadi bagian integral dari tradisi Bantengan hingga saat ini.

Arti Mberot Dalam Bantengan di Jatim

Arti dari istilah Mberot sendiri berasal dari bahasa Jawa Timuran yang menggambarkan perbuatan berontak, marah, atau mengamuk. Dalam konteks Bantengan, istilah ini mencerminkan kekuatan luar biasa yang mampu membangkitkan energi seperti seekor sapi yang berontak.

Dengan segala keunikan dan misteri yang terkandung, Mberot Bantengan terus menjadi daya tarik dalam melestarikan warisan budaya tradisional Jawa Timur yang kaya akan nuansa magis.***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait