Pemilik Sound HOREG dan Panitia Karnaval di Malang Harap BACA! Melanggar Siap Kena Sanksi

Polres Malang Tidak Akan Izinkan Karnaval dengan Cek Sound dan Battle Sound Horeg, Ini Alasanya

Zonamalang.com – Bagi pemilik dan panitia penyelenggara cek sound system di Malang harap hati-hati, ikuti aturan ini bila tidak ingin kena sanksi.

Pengaturan karnaval di Malang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang melalui surat edaran Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) yang berisi, antara lain, pelarangan sound system pada acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Pembatasan penggunaan sistem suara di Malang ini diterapkan pada penyelenggaraan karnaval atau kegiatan yang berbau kerumunan dan hiburan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78.

Advertisement

Peraturan tentang pemanfaatan sistem suara juga diberlakukan di daerah Malang sebagai upaya pengaturan dalam pelaksanaan berbagai acara dan karnaval Agustus di Malang.

Baca Juga: Batas Maksimal Suara Sound System atau Cek Sound 60db, Begini penjelasan Satpol PP Malang

Penerapan peraturan ini merupakan respon terhadap keluhan sebagian warga yang merasa terganggu bahkan tidak merasa nyaman dengan tingkat kekerasan sistem suara yang berlebihan.

Pemerintah Kabupaten Merilis Aturan Karnaval di Malang dan Pemanfaatan Sistem Suara Sebagaimana dikutip dari postingan akun Instagram Malang Raya Info, Pemerintah Kabupaten Malang secara resmi mengeluarkan surat edaran tentang regulasi pelaksanaan karnaval/kerumunan/hiburan dan penggunaan sistem suara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78.

Advertisement

Surat edaran ini diterbitkan untuk menjaga ketertiban dan ketenangan umum di Kabupaten Malang, mencakup wilayah kecamatan/desa/RW/RT.

Berikut adalah isi dari larangan penggunaan sistem suara di Malang.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 11 Tahun 2019 tentang pelaksanaan ketertiban umum, disampaikan bahwa setiap penyelenggaraan acara karnaval/kerumunan/hiburan akan dikenakan regulasi sebagai berikut:

  1. Wajib mendapatkan izin dari pejabat yang berwenang
  2. Dilarang melanggar norma kesusilaan
  3. Dilarang mengandung unsur pornografi
  4. Dilarang mempertentangkan unsur suku, agama, ras, dan antar golongan
  5. Tetap menjaga ketenteraman dan ketertiban umum
  6. Dilarang dengan disertai kegiatan mabuk minum-minuman keras atau barang terlarang lainnya
  7. Dilarang menggunakan alat pengeras suara/sound system dengan intensitas kekuatan suara lebih dari 60 (enam puluh) desibel sehingga dapat membahayakan kesehatan serta merusak lingkungan/konstruksi bangunan
  8. Sanksi hukuman yang diberikan

Jika masih ada masyarakat yang melanggar ketentuan yang telah disebutkan di atas, maka dapat dikenakan tindakan administratif berupa teguran, peringatan tertulis, penghentian kegiatan, penyitaan barang dan kendaraan, serta sanksi administratif.

Demikianlah informasi mengenai surat edaran Pemerintah Kabupaten yang merilis pengaturan karnaval di Malang dan penggunaan sistem suara dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78.***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait