Siapa Owner atau CEO AdaKami? Viral Kisah Pinjol Teror hingga Korban Bunuh Diri

Siapa Owner atau CEO AdaKami? Viral Kisah Pinjol Teror hingga Korban Bunuh Diri

Zonamalang.com – Sebuah berita yang cukup menggemparkan muncul dari dunia fintech pinjaman online atau yang dikenal dengan pinjol. Bernardino Moningka Vega, CEO pinjol Adakami, tengah menjadi fokus setelah beredar kisah tragis debitur bunuh diri yang diduga akibat tekanan debt collector platform tersebut.

Media sosial Twitter dan situs X.com dihebohkan dengan kisah debitur pinjol Adakami yang bunuh diri setelah mendapatkan tekanan signifikan dari debt collector perusahaan. Cerita tersebut memicu keprihatinan dan perhatian terhadap tindakan dan praktek pinjol secara umum.

Kasus ini muncul dari unggahan akun Twitter @rakyatvspinjol yang mendetai kisah tersebut. Menurut ungkapan yang diposting akun tersebut, keluarga korban mengklaim mengalami ancaman dan tekanan berkelanjutan dari debt collector dari Adakami, sebuah perusahaan pinjol legal.

Advertisement

Alasan teror yang mencekik ini, menurut klaim dalam unggahan, memaksa korban untuk mengambil langkah keras yaitu bunuh diri.

Kisah menyedihkan tersebut bermula saat korban, yang dikenal dengan inisial K, mengajukan pinjaman senilai IDR 9,4 juta melalui platform Adakami. Namun, ironisnya, ia diminta untuk mengembalikan pinjaman hampir dua kali lipat, yaitu sebesar IDR 18-19 juta.

Situasi semakin memburuk saat K, yang telah diteror oleh debt collector Adakami, didepak dari tempat kerjanya. Di samping kehilangan pekerjaan, korban masih menerima tekanan untuk melunasi hutangnya, dengan metode penagihan yang beragam dan mengintimidasi, termasuk pesanan delivery fiktif yang dikirim beberapa kali sehari.

Tidak dapat bertahan dengan tekanan tersebut, K memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Kabar ini meningkatkan keprihatinan tentang praktik debt collector yang disertai tindakan tekanan ekstrem.

Advertisement

Adakami, platform pinjaman online yang berdiri sejak 2018 di bawah PT Pembiayaan Digital Indonesia, adalah salah satu pinjol legal terdaftar di OJK sebagai PLPMBTI.

Tujuan utama mereka adalah FinVolution, perusahaan besar asal Tiongkok, dan PT Paraduta Satya Wahana, yang berhubungan dengan Northstar.

Saat ini jabatan CEO dipegang oleh Benardino Vega, seorang lulusan teknik sipil dari University of Southern California pada tahun 1984 dan Master of Business Administration (M.B.A) dari Providence College.

Vega juga memiliki pengalaman dalam posisi kepemimpinan lainnya, termasuk CEO PT Pembangkit Energi Mandiri sejak 2015, Director di PT Korpindo Konsultasi pada 2007-2015, dan National Secretariat for Sub-Regional Cooperation pada 2005-2007.

Menanggapi isu ini, kami ingin mengingatkan bahwa depresi bukanlah hal yang sepele. Jika Anda atau orang terdekat Anda merasa tertekan atau menunjukkan gejala depresi, segeralah mencari bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater.

Harap berhati-hati dengan pinjaman online dan selalu mengedepankan keselamatan dan kesehatan mental Anda.***

Advertisement

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait