4 Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan TNI-Polri di Intan Jaya Papua

4 Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan TNI-Polri di Intan Jaya Papua (Dok. Humas Polri)

Zonamalang.com – Empat anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas dalam baku tembak dengan aparat gabungan TNI dan Polri di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Baku tembak terjadi di dua hari yang berbeda, yaitu Minggu (21/1/2024) dan Senin (22/1/2024). Keempat anggota KKB itu diduga sebagai pelaku penyerangan Pos Brimob di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Kombes Faizal Rahmadani, saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (23/1). Menurutnya, baku tembak pertama terjadi pada Minggu malam, ketika aparat gabungan TNI dan Polri melakukan patroli di Sugapa. Saat itu, aparat menemukan sekelompok KKB yang sedang bersembunyi di hutan.

“Saat itu, terjadi kontak senjata antara aparat dengan KKB. Dari hasil pemeriksaan, diketahui ada tiga anggota KKB yang tewas tertembak. Mereka adalah Oni Kobagau, Jaringan Belau, dan Agusti,” ujar Kombes Faizal.

Advertisement

Kombes Faizal menambahkan, baku tembak kedua terjadi pada Senin pagi, ketika aparat gabungan TNI dan Polri melanjutkan pengejaran terhadap KKB yang melarikan diri. Saat itu, aparat kembali bertemu dengan sekelompok KKB yang berusaha menyerang Pos Brimob.

Baca Juga: Polisi Selidiki Postingan Hoaks Aksi Begal di Malang, Imbau Masyarakat untuk Verifikasi Sebelum Memposting

“Saat itu, terjadi baku tembak lagi antara aparat dengan KKB. Dari hasil pemeriksaan, diketahui ada satu anggota KKB yang tewas tertembak. Dia adalah Ones,” tutur Kombes Faizal.

Kombes Faizal menjelaskan, keempat anggota KKB yang tewas tertembak itu merupakan para pelaku penyerangan Pos Brimob yang terjadi beberapa waktu lalu. Dalam penyerangan itu, seorang anggota Brimob yang bernama Briptu Anumerta Alfando Steve Karamoy gugur akibat luka tembak di rahang. Selain itu, seorang warga sipil yang bernama Yusak Sondegau juga tewas akibat luka tembak.

Advertisement

Kombes Faizal mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi KKB. Ia juga mengatakan bahwa aparat gabungan TNI dan Polri terus melakukan pengejaran dan penindakan terhadap KKB di wilayah Intan Jaya. Ia berharap agar KKB segera menyerah dan menghentikan kekerasan.

“Kami terus berupaya untuk mengamankan wilayah Intan Jaya dari gangguan KKB. Kami juga menghormati hak asasi manusia dalam melakukan penindakan. Kami berharap agar KKB segera menyerah dan menghentikan kekerasan,” pungkasnya.***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Topik:
Berita Terkait