Pelaku Curanmor di Karangploso Berhasil Dibekuk Polisi di Pos Pengamanan Nataru 2024

Pelaku Curanmor di Karangploso Berhasil Dibekuk Polisi di Pos Pengamanan Nataru 2024 (Dok. Polres Malang)

Malang, 30 Desember 2023 – Aparat Kepolisian Resor Malang berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang beraksi di wilayah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Tindakan cepat petugas di Pos Pengamanan Nataru 2024 Kepuharjo Karangploso membawa pada penangkapan JS alias Karet (36), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Jumat (29/12).

Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, mengungkapkan bahwa petugas Pos Pengamanan Nataru 2024 Kepuharjo Karangploso berhasil mengamankan JS yang diduga sebagai pelaku curanmor di wilayah Kecamatan Karangploso.

Advertisement

Kejadian dimulai saat korban, AS (53), sedang bekerja sebagai mandor proyek di Perumahan Griya Permata Alam, Karangploso. Pada pukul 14.30 WIB, sepeda motor miliknya, Honda Beat, dicuri oleh pelaku.

Korban yang melihat pelaku merusak rumah kunci sepeda motor segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pengamanan Kepuharjo, Karangploso. Polisi merespons cepat dengan melakukan penyisiran di sepanjang jalur yang diperkirakan dilewati oleh pelaku, berdasarkan ciri khusus kendaraan dan bukti-bukti yang disampaikan oleh korban.

Upaya petugas Pos Pengamanan Nataru membuahkan hasil ketika sekitar pukul 15.00, tim gabungan Satreskrim Polres Malang dan Polsek jajaran berhasil menemukan sepeda motor yang sesuai dengan deskripsi. Polisi kemudian menghubungi petugas di Pos Pengamanan untuk membantu penangkapan.

Dengan dukungan dari TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP, petugas melakukan penghadangan di Simpang Lima Kepuharjo. Terduga pelaku berhasil diamankan bersama sepeda motor hasil curian di depan Pos Pengamanan.

Advertisement

Dalam penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan sepeda motor Honda Beat milik korban dan dua buah kunci T yang digunakan sebagai alat kejahatan.

Ipda Adnan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka JS. Tersangka akan dihadapkan pada Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara sebagai pertanggungjawaban atas perbuatannya.***

Follow Zona Malang di Google News dan Channel WhatsApp, kemudian ikuti atau follow dengan klik ikon dan dapatkan notifikasi berita setiap saat.
Berita Terkait