Arti Kata “Mayday” yang Diucapkan Korban Kecelakaan Pesawat Jatuh di BSD Tangerang?

Apa arti kata Mayday dalam penerbangan yang diucapkan oleh korban kecelakaan pesawat jatuh di BSD Tangerang?

Zona Malang – Saat ini sedang banyak yang penasaran dengan arti kata Mayday dalam dunia penerbangan pesawat, apalagi sebelum kecelakaan pesawat jatuh di BSD Tangerang pada Minggu 19 mei 2024 polisi menyebut awak pesawat sempat mengatakan kalimat “Mayday Mayday’ sebelum hilang kontak.

Biasanya, dalam keadaan bahaya atau bencana, tokoh dalam film akan berteriak, “Mayday! Mayday! Mayday!” melalui radio pesawat. Tapi, tahukah kamu apa arti sebenarnya dari kata “mayday” dan bagaimana kata ini menjadi sinyal darurat internasional?

Menurut Kamus Bahasa Inggris Oxford, “mayday” adalah sinyal radio internasional yang digunakan untuk memberikan informasi keadaan darurat pada pesawat atau kapal. Lalu, bagaimana kata ini bisa muncul dan mengapa disebut “mayday”?

Asal Usul Kata “Mayday”

Kisah dimulai pada tahun 1923, ketika seorang petugas radio senior bernama Frederick Stanley Mockford, yang bekerja di bandara Croydon, London, Inggris, ditugaskan untuk menemukan kata yang mudah diucapkan oleh pilot dalam situasi darurat. Kata ini harus dapat dipahami dengan jelas oleh petugas di darat, terutama ketika kondisi darurat terjadi di udara.

Sebelum radio menjadi alat komunikasi utama, kode morse SOS digunakan untuk mengirimkan sinyal darurat. Namun, seiring perkembangan teknologi komunikasi radio, diperlukan kata yang lebih mudah dikenali dan diucapkan. Meskipun kata “help” dalam bahasa Inggris sudah umum digunakan untuk meminta pertolongan, kata ini dianggap terlalu sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan kurang spesifik untuk situasi darurat.

Inspirasi dari Bahasa Prancis

Frederick Stanley Mockford menemukan inspirasi untuk kata “mayday” saat ia sedang mengatur lalu lintas penerbangan antara bandara Croydon dan bandara Le Bourget di Paris, Prancis. Dalam konteks penerbangan yang melibatkan komunikasi antara bahasa Inggris dan Prancis, ia menemukan kata “m’aider” yang dalam bahasa Prancis berarti “tolong aku”. Kata ini kemudian disederhanakan menjadi “mayday”, agar lebih mudah diucapkan dan dikenali oleh pilot dan petugas darat.

Pada tahun 1948, kata “mayday” secara resmi diresmikan sebagai sinyal darurat internasional. Menurut aturan, pengucapan kata “mayday” harus diulang sebanyak tiga kali untuk memastikan tidak ada kesalahan pemahaman, terutama dalam kondisi radio yang berisik atau terganggu.

Aturan dan Penggunaan

Selain “mayday”, ada juga kata “pan-pan” yang berasal dari bahasa Prancis “panne”, yang berarti rusak atau gagal. Kata “pan-pan” digunakan untuk memberikan informasi keadaan darurat yang tidak memerlukan bantuan segera, berbeda dengan “mayday” yang menunjukkan situasi sangat gawat.

Penggunaan kata “mayday” sangat penting dan tidak boleh disalahgunakan. Di Amerika Serikat, penyalahgunaan sinyal “mayday” dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga enam tahun dan denda sebesar 250.000 dolar.

Pentingnya Sinyal Darurat yang Jelas

Sinyal darurat seperti “mayday” dan “pan-pan” dirancang untuk memastikan bahwa dalam situasi yang mengancam nyawa, informasi dapat disampaikan dengan cepat dan jelas. Ini sangat penting dalam konteks penerbangan dan pelayaran di mana komunikasi yang efisien bisa menyelamatkan banyak nyawa.

Dengan kata “mayday” yang diulang tiga kali, baik pilot maupun petugas darat dapat segera memahami bahwa situasi darurat sedang terjadi dan memerlukan respons segera. Kejelasan ini membantu mencegah kebingungan dan memastikan bahwa tindakan penyelamatan dapat dilakukan secepat mungkin.

Kesimpulan

Kata “mayday” bukan sekadar kata yang terdengar dramatis di film-film, tetapi memiliki sejarah dan fungsi yang sangat penting dalam keselamatan penerbangan dan pelayaran. Diciptakan untuk memastikan kejelasan dalam situasi darurat, “mayday” membantu menyelamatkan nyawa dengan memberikan sinyal yang jelas dan tidak dapat disalahartikan.

Penggunaan sinyal ini diatur dengan ketat untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan bahwa hanya situasi darurat sejati yang memicu respons dari petugas darat. Dengan memahami asal usul dan pentingnya kata “mayday”, kita dapat lebih menghargai upaya yang dilakukan untuk menjaga keselamatan dalam penerbangan dan pelayaran.