MALANG, Zona Malang – Pemerintah Indonesia kembali menyalurkan Bantuan Sosial Beras Sejahtera (BPNT) Tahap 2 untuk periode April-Mei 2025. Kabar baik bagi masyarakat, kini proses pengecekan status pencairan bantuan tersebut dapat dilakukan dengan mudah hanya melalui smartphone.
Program BPNT merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat berstatus Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Untuk memudahkan akses informasi, Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan dua metode praktis dalam pengecekan, yaitu melalui situs resmi dan aplikasi Cek Bansos.
Dengan hanya bermodalkan smartphone dan koneksi internet, masyarakat kini dapat mengetahui apakah dana bantuan sudah dicairkan atau belum, tanpa harus datang langsung ke kantor desa atau dinas sosial setempat. Berikut adalah dua cara praktis untuk mengecek status pencairan bansos BPNT:
Pengecekan Melalui Situs Resmi Kemensos
- Buka browser di smartphone, lalu kunjungi situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Lengkapi kolom isian yang tersedia, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar, lalu klik “Cari Data”.
- Sistem akan memproses dan menampilkan informasi apakah nama terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Pengecekan Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store di smartphone.
- Buka aplikasi dan pilih menu “Buat Akun” untuk pendaftaran bagi pengguna baru.
- Lengkapi data diri pada kolom yang tersedia, seperti nama lengkap, NIK, alamat, email, dan password.
- Unggah swafoto/selfie sambil memegang KTP serta foto KTP yang jelas.
- Setelah akun aktif, masuk ke aplikasi, buka menu “Profil”, dan informasi terkait bantuan sosial yang diterima akan muncul di sana.
Pemerintah pusat telah menetapkan alokasi anggaran sebesar Rp 43,6 triliun untuk pelaksanaan program BPNT sepanjang tahun 2025, yang diperuntukkan bagi sekitar 20 juta KPM di seluruh Indonesia. Besaran dana yang diterima oleh masing-masing KPM adalah Rp 200.000 per bulan, atau Rp 600.000 dalam satu tahap penyaluran.
Dana bansos tersebut akan langsung disalurkan ke rekening penerima melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, BTN, dan Mandiri. Dengan adanya kemudahan akses cek bansos secara online ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat tidak perlu lagi merasa bingung atau repot mendatangi kantor-kantor pelayanan sosial.
Demikianlah informasi lengkap mengenai cara cek BPNT Tahap 2 periode April-Mei 2025 hanya melalui smartphone. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu masyarakat yang berhak menerima bantuan untuk segera mengetahui status pencairannya!







