Zonamalang, Malang – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri Wisuda Ke-3 Pondok Pesantren Ma’wattaibin yang digelar di Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Sabtu (4/7) petang. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Malang tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan keluarga besar pondok pesantren.
Setibanya di lokasi, Lathifah Shohib disambut langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Ma’wattaibin beserta jajaran pengurus dan keluarga besar pesantren. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, diwarnai dialog mengenai peran pondok pesantren dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki posisi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain menjadi pusat pendidikan keagamaan, pesantren juga berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai moral, memperkuat semangat kebersamaan, serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Malang akan terus membangun komunikasi yang erat dengan seluruh pondok pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing.

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah sekaligus membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan pondok pesantren dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Malang yang religius, maju, dan sejahtera,” ujar Lathifah Shohib.
Ia berharap hubungan yang telah terjalin baik antara Pemerintah Kabupaten Malang dan Pondok Pesantren Ma’wattaibin dapat terus diperkuat melalui berbagai bentuk kolaborasi. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan, pembinaan keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Momentum wisuda santri ini juga menjadi simbol keberhasilan pondok pesantren dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga siap berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah Kabupaten Malang pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung eksistensi pondok pesantren sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.







