Malang – Elon Musk menyatakan bahwa layanan internet satelitnya, Starlink, mengalami tekanan tinggi selama badai Matahari yang berlangsung minggu lalu. Badai Matahari tersebut, yang terjadi pada 10-12 Mei 2024, dikatakan sebagai yang terbesar dalam beberapa waktu, dan dapat mengganggu koneksi internet Starlink. Namun, Musk mengklaim bahwa layanan satelit Starlink masih bertahan meskipun dalam tekanan tinggi.
Starlink menggunakan medium gelombang udara untuk mentransmisikan internet, berbeda dengan internet kabel. Oleh karena itu, gangguan cuaca seperti hujan deras, badai, bahkan badai Matahari, dapat memengaruhi kualitas sinyal internet Starlink.
Selama badai Matahari, Bumi dihantam oleh badai gelombang geomagnetik, dengan badai Minggu lalu disebut-sebut sebagai yang terbesar dalam dua dekade terakhir.
Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) menyatakan bahwa badai ini adalah yang terbesar sejak Oktober 2003 dan kemungkinan akan berlangsung selama sepekan. Hal ini menimbulkan risiko pada sistem navigasi, jaringan listrik, navigasi satelit, dan layanan lainnya.
Muhamad Syirojudin, Koordinator Bidang Geofisika Potensial BMKG, menjelaskan bahwa gangguan magnet Bumi akibat badai Matahari dapat menyulitkan koneksi komunikasi berbasis satelit.
Bagi wilayah Indonesia, dampaknya mungkin terasa pada beberapa komunikasi berbasis satelit karena letak geografisnya yang berada di wilayah ekuator.
Starlink, yang memiliki sekitar 60 persen dari sekitar 7.500 satelit yang mengorbit Bumi, merupakan pemain dominan dalam industri internet satelit.
Ribuan satelit Starlink yang berada di orbit rendah Bumi menggunakan sambungan laser antar-satelit untuk mengirimkan data antara satu sama lain di luar angkasa dengan kecepatan cahaya.
Hal ini memungkinkan jaringan ini menawarkan jangkauan internet di seluruh dunia.
Meskipun menghadapi tantangan selama badai Matahari, Starlink tetap menjadi solusi yang menjanjikan dalam menyediakan akses internet global.
Dengan terus melakukan pengembangan dan peningkatan, Starlink diharapkan dapat mengatasi kendala-kendala yang muncul selama kondisi cuaca ekstrem seperti badai Matahari.







