Sensor Utama 35mm & Ultra-Wide Superior, Vivo X200 Ultra Resmi Dirilis

MALANG, Zona Malang – Kabar gembira bagi pecinta smartphone vivo, khususnya seri X200. Setelah sebelumnya memperkenalkan vivo X200 Pro, kini brand asal China ini kembali merilis varian terbarunya, yakni vivo X200 Ultra.

Peluncuran vivo X200 Ultra resmi diumumkan kemarin malam (21/4), bersamaan dengan kehadiran vivo X200s. Varian Ultra ini sebenarnya sudah lama dinantikan oleh para penggemar, mengingat inovasi yang dibawanya.

Sebelumnya, vivo X100 Ultra menjadi salah satu smartphone terbaik dari brand ini berkat sensor kamera telefoto periskop 200MP. Nah, vivo X200 Ultra pun masih mengusung “trik” yang sama, namun dengan modifikasi pada dua sensor lainnya.

Alih-alih menggunakan sensor berbeda, kini baik sensor ultra-wide maupun sensor utama, keduanya menggunakan sensor yang lebih superior dari Sony. Ini tentu saja menjadi kabar baik bagi para pecinta fotografi mobile, karena kualitas gambar yang dihasilkan pun akan semakin meningkat.

Tidak hanya itu, vivo juga menambahkan chip pemrosesan gambar khusus dari yang awalnya satu menjadi dua. Selain itu, ada pula penambahan aksesori seperti grip kamera dan lensa eksternal, serta algoritma pengambilan gambar yang juga sudah ditingkatkan.

Dengan segudang inovasi tersebut, kamera vivo X200 Ultra dipastikan akan menjadi salah satu yang paling menarik perhatian di dunia smartphone saat ini. Lantas, apa saja yang ditawarkan oleh vivo X200 Ultra?

Langsung saja, mari kita bahas setup tiga kamera belakang milik vivo X200 Ultra. Sensor ISOCELL HP9 200MP untuk telefoto periskop 85mm masih dipertahankan, namun kini dengan diafragma f/2.27 untuk penangkapan cahaya yang lebih optimal.

Sementara untuk sensor utama, vivo masih menggunakan Sony LYT-818 50MP (f/1.69). Namun, ada satu perbedaan, yakni sensor ini secara default akan menangkap gambar dalam mode 35mm. Ini tentu saja akan sangat membantu bagi pengguna yang merasa default 23-24mm terlalu lebar.

Lalu bagaimana dengan mode 24mm? Untuk itu, vivo mengalihkannya ke sensor ultra-wide, yang juga kini menggunakan sensor Sony LYT-818. Dengan begitu, kualitas foto untuk sudut pandang lebar pun meningkat drastis, dan kamera vivo X200 Ultra bisa mengambil gambar dalam lebih banyak rentang zoom atau focal length dengan kualitas terbaik.

Tidak cukup sampai di situ, vivo juga menghadirkan aksesori photography kit tambahan yang memberikan baterai tambahan 2300 mAh plus tombol shutter khusus. Lebih dari itu, ada pula lensa telekonverter tambahan yang bisa memberikan pembesaran 8,7x (200mm) secara native.

Dikombinasikan dengan chip vivo V3+ dan chip baru vivo VS1 yang fokus pada pemrosesan sebelum gambar diambil, vivo mengklaim bahwa kamera vivo X200 Ultra mampu mengambil gambar hingga 35x zoom dalam kualitas yang tetap tinggi. Bahkan lampu kilat pun dirancang khusus, dapat menyesuaikan tingkat kecerahan mengikuti zoom yang sedang digunakan untuk pencahayaan optimal, termasuk foto portrait.

Selain kemampuan fotografi yang meningkat, vivo X200 Ultra juga tetap membawa kapasitas baterai besar, yakni 6.000 mAh. Baterai ini didukung dengan pengisian daya 90W menggunakan kabel, serta 40W secara nirkabel.

Untuk sektor performa, vivo X200 Ultra dibekali dengan chipset Snapdragon 8 Elite, dipasangkan dengan RAM LPDDR5x hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB. Di bagian depan, terdapat layar besar 6,82 inci LTPO AMOLED 120Hz yang beresolusi QHD+ dan bisa menyala cerah hingga 4500 nits.

Meskipun membawa spesifikasi premium, vivo X200 Ultra tetap dirancang dengan bobot yang tipis. Sayangnya, untuk bisa memiliki smartphone kamera terbaik ini, Anda harus mengimpor langsung dari China, karena vivo X200 Ultra belum dipasarkan secara global. Harga yang dibanderol pun cukup tinggi, mulai dari CNY6499 atau sekitar Rp5 juta untuk varian standar, hingga CNY9699 atau Rp22,3 juta untuk varian tertinggi dengan memori 16GB+1TB plus Photography Set.