Zona Malang – Beredar di media sosial akun di forum Breachforum menawarkan jada login akun MyBCA dengan harga $500 atau Rp7,5 juta.
Hal itu diunggah oleh akun Twitter @secgron (Teguh Aprianto), dia menjelaskan sambil memperlihatkan screenshot pelaku menawarkan jasanya di Breachforum.
Teguh Aprianto merupakan praktisi dalam dunia keamanan siber, memperingatkan agar nasabah BCA untuk berhati-hati dengan berbagai macam modus penipuan.
Pada unggahan itu, Teguh mengidentifikasi upaya dari threat actor di BreachForums yang membuka jasa peretasan atau hack masuk ke akun MyBCA siapa pun.
Uniknya, pelaku hanya memerlukan nomor rekening dan nama pemilik akun BCA.
“Seorang threat actor di BreachForums menawarkan sebuah jasa utk login ke akun MyBCA siapapun hanya bermodalkan nama & nomor rekening.
Jasa ini dijual hanya dengan harga $500 atau hanya sekitar 7,5 juta rupiah. Pelaku juga melampirkan tampilan ketika login ke 6 pemilik rekening.” Tulis akun Twitter@secgron seperti dikutip Zona Malang.
Bahkan, 2 hari lalu juga muncul seorang aktor yg mengklaim memiliki 6 juta data yg bersumber dari WebForm BCA. WebForm BCA ini sendiri biasanya digunakan untuk orang-orang yg mau apply kartu kredit, KPR dll.
Data yang dijual diantaranya adalah nomo HP, email, alamat, tanggal apply dll.
Sebelumnya, beredar informasi di media sosial yang mengatasnamakan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengenai transfer gratis antarbank melalui mobile banking alias BCA Mobile.
Modus penipuan tersebut beredar via aplikasi Whatsapp itu berisi narasi “Hati-Hati jika ada yang menawarkan jasa Transfer Antar Bank Rp0 (gratis tanpa biaya), melalui media sosial.”
Terkait hal ini, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, menjelaskan informasi yang terserbar luas di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut memiliki tujuan untuk menakut-nakuti nasabah.
“Dua hari ini memang muncul berita hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Itu disebarluaskan di sosial media yang mengada-ada bahkan menakut-nakuti nasabah, sehingga membuat (nasabah) khawatir,” ungkapnya saat Paparan Kinerja BCA, Senin (24/7/2023).







