MALANG, Zona Malang – Banyak warga DKI Jakarta yang masih bertanya-tanya soal kapan Bantuan Sosial Kartu Lansia Jakarta (Bansos KLJ) 2025 akan dicairkan. Program Kartu Lansia Jakarta (KLJ) merupakan salah satu bentuk bantuan sosial yang sangat dinantikan oleh para lanjut usia (lansia) di Ibu Kota.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan Bantuan Sosial Kartu Lansia Jakarta untuk tahap pertama pada tahun 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para lansia yang tidak memiliki penghasilan tetap atau termasuk kategori tidak mampu.
Pencairan dana KLJ biasanya dilakukan setiap bulan, namun jadwal pastinya dapat berubah tergantung pada kebijakan Dinas Sosial DKI Jakarta. Besaran dana yang disalurkan yakni senilai Rp 900.000 per tiga bulan atau Rp 300.000 setiap bulannya. Dana bansos akan disalurkan langsung ke rekening Bank DKI milik penerima bantuan.
Dikutip dari berbagai sumber, pada tahun 2025, pencairan dana KLJ direncanakan berlangsung dalam empat tahap, yaitu Januari hingga Maret, April hingga Juni, Juli hingga September, serta Oktober hingga Desember. Namun, untuk mendapatkan informasi terkini, warga dapat memantau akun Instagram resmi Dinas Sosial DKI Jakarta, yaitu @dinsosdkijakarta.
Sebelum mencairkan dana, pastikan Anda terdaftar sebagai penerima bantuan KLJ. Ada dua cara untuk memeriksa status penerimaan, yaitu melalui website Siladu Jakarta dan aplikasi JAKI. Melalui website Siladu Jakarta, warga dapat mengakses situs resmi, memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP, dan kemudian mengklik tombol “Cek” untuk menampilkan informasi status penerima. Sementara melalui aplikasi JAKI, warga dapat mengunduh dan menginstal aplikasi, lalu memilih menu “Pencarian Penerima Bantuan Sosial” dan memasukkan NIK serta informasi yang diminta.
Pencairan dana KLJ 2025 dapat dilakukan melalui rekening bank penerima atau mitra penyalur resmi, seperti kantor pos dan agen yang ditunjuk pemerintah seperti Bank DKI. Warga lansia berusia 60 tahun ke atas yang telah memenuhi syarat administratif sebagai warga DKI Jakarta berhak menerima bantuan tersebut.
Setelah memastikan status sebagai penerima bantuan, dana KLJ dapat dicairkan melalui dua metode, yaitu melalui ATM Bank DKI dan kantor cabang Bank DKI. Melalui ATM Bank DKI, warga dapat mengunjungi ATM terdekat, memasukkan kartu ATM dan PIN, lalu memilih menu “Penarikan Tunai” dan memasukkan jumlah yang ingin ditarik sesuai saldo bantuan. Sementara melalui kantor cabang Bank DKI, warga dapat datang ke kantor cabang terdekat dengan membawa Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan KTP asli, mengambil nomor antrean di loket layanan pelanggan, dan setelah dipanggil, petugas bank akan memverifikasi data Anda sebelum menyalurkan dana bantuan.
Pemprov DKI Jakarta berharap program ini dapat membantu lebih banyak lansia di Jakarta yang membutuhkan dukungan ekonomi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Warga dapat terus memantau informasi terbaru terkait Bansos KLJ 2025 melalui akun resmi Dinas Sosial DKI Jakarta.
Dalam program ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menerima masukan dan saran dari para penerima bantuan untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran program. Salah satu penerima bantuan, Ibu Siti (70), mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas program Bansos KLJ ini. Bantuan ini sangat membantu saya dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak lansia yang membutuhkan,” ujar Ibu Siti.
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan program Bansos KLJ demi kesejahteraan para lansia di Ibu Kota. Warga dapat terus memantau informasi terbaru terkait program ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah daerah.







