MALANG, Zona Malang – Menjelang libur panjang Hari Raya Waisak 2025, PT Jasa Marga mencatat lonjakan arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek. Pada H-3 atau Jumat (9/5/2025), sebanyak 169.126 kendaraan tercatat melintasi empat gerbang tol utama menuju luar kota.
Jumlah ini meningkat 6,7 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas (lalin) normal. Gerbang tol (GT) utama tersebut di antaranya adalah GT Cikampek Utama yang menuju Trans Jawa, GT Kalihurip Utama (menuju Bandung), GT Cikupa (menuju Merak), dan GT Ciawi (menuju Puncak).
Dari data tersebut, distribusi kendaraan terbanyak tercatat menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung). Jumlahnya mencapai 78.697 kendaraan atau 46,5 persen dari total volume. Rinciannya, 39.742 kendaraan menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, naik 26,6 persen dari kondisi normal. Sementara, 38.955 kendaraan lainnya menuju Bandung lewat GT Kalihurip Utama, meningkat 2,8 persen.
Secara keseluruhan, lalu lintas ke arah timur meningkat sebesar 13,6 persen dari rata-rata harian. Ke arah barat (Merak), Jasa Marga mencatat 51.621 kendaraan meninggalkan Jabodetabek melalui GT Cikupa. Angka ini naik tipis 0,7 persen dibandingkan kondisi normal.
Ke arah selatan (Puncak), sebanyak 38.808 kendaraan melintasi GT Ciawi, naik 2,3 persen. Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana memprediksi 721.593 kendaraan akan meninggalkan Jabodetabek.
Jumlah ini merupakan prediksi Jasa Marga selama periode libur panjang Waisak yang berlangsung selama lima hari, 9-13 Mei. “Prediksi tersebut merupakan akumulasi dari arus keluar di empat gerbang tol utama,” ujar Lisye.
Lonjakan Kendaraan Menjelang Libur Waisak 2025
Menurut Lisye, peningkatan arus kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek ini terjadi karena adanya libur panjang Hari Raya Waisak. Masyarakat umumnya memilih untuk merayakan Waisak di luar kota, baik ke tempat-tempat wisata maupun ke rumah sanak saudara.
“Kami menyarankan masyarakat untuk berangkat lebih awal, menghindari kemacetan dan menggunakan transportasi umum jika memungkinkan. Selain itu, kami juga telah menyiapkan personel dan peralatan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan,” ujar Lisye.
Jasa Marga juga telah melakukan berbagai persiapan, seperti memperkuat personel di gerbang tol, mengoptimalkan sistem transaksi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar gerbang tol. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan meminimalisir kemacetan selama periode libur panjang Waisak.
Selain itu, Jasa Marga juga berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan, untuk mengatur sistem lalu lintas dan memastikan keamanan di sepanjang jalan tol. Upaya-upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan menuju tempat tujuan dengan lebih nyaman dan aman.
Lonjakan Arus Kendaraan Menandakan Antusiasme Masyarakat
Menurut pengamat transportasi, Adi Wijaya, lonjakan arus kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menjelang libur panjang Waisak 2025 menandakan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk merayakan Hari Raya Waisak di luar kota.
“Masyarakat semakin tertarik untuk merayakan Waisak di luar kota, baik ke tempat-tempat wisata maupun ke rumah sanak saudara. Hal ini menunjukkan bahwa libur panjang Waisak menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang,” ujar Adi.
Adi menambahkan, peningkatan arus kendaraan ini juga dapat menjadi indikator kebangkitan sektor pariwisata dan perhotelan di luar Jabodetabek. Masyarakat yang merayakan Waisak di luar kota akan mendorong peningkatan okupansi hotel dan kunjungan ke destinasi wisata.
“Lonjakan arus kendaraan ini juga akan berdampak positif bagi perekonomian daerah-daerah yang menjadi tujuan perjalanan masyarakat. Hal ini tentu saja menjadi kabar baik bagi pemulihan ekonomi pasca-pandemi,” tambah Adi.
Pihak Jasa Marga dan instansi terkait diharapkan dapat terus memantau dan mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama periode libur panjang Waisak. Upaya-upaya untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan perjalanan masyarakat menjadi kunci dalam menyambut libur panjang Waisak 2025.







