Guru Merapat! Tunjangan Profesi Triwulan 2 Tahun 2025 Cair, Intip Bocoran Nominalnya Sekarang!

MALANG – Kabar pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 2 (TW2) tahun 2025 menjadi topik hangat di kalangan guru seluruh Indonesia. Pasalnya, simpang siur informasi mengenai jadwal pencairan menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di kalangan para pendidik. Sebagian informasi menyebutkan pencairan akan dimulai Juli, sementara lainnya mengindikasikan Juni. Kondisi ini membuat para guru bertanya-tanya dan cemas menantikan hak mereka. Lantas, kapan sebenarnya TPG TW2 akan cair?

Untuk meluruskan informasi yang simpang siur, para guru disarankan untuk berpegang pada regulasi resmi, yakni Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2025. Peraturan tersebut mengatur tata cara dan jadwal penyaluran TPG secara rinci. Sesuai Permendikdasmen, jadwal resmi pencairan TPG TW2 seharusnya dimulai pada Juni 2025. Bahkan, beberapa sumber terpercaya mengonfirmasi pencairan bagi guru non-ASN telah dimulai sejak 2 Juni 2025.

Perbedaan informasi mengenai jadwal pencairan kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor. Kategori guru (ASN atau non-ASN) dan perbedaan kebijakan serta kesiapan masing-masing daerah bisa menjadi penyebabnya. Hal ini menekankan pentingnya bagi guru untuk selektif dalam menerima informasi. Guru diharapkan untuk terus memantau perkembangan informasi dari sumber-sumber resmi dan terpercaya.

Bagi guru yang sudah valid di TW1 dan memiliki Surat Keterangan Tunjangan Profesi (SKTP), validasi ulang untuk TW2 tidak diperlukan. Data yang sudah ada akan otomatis digunakan untuk proses pencairan TW2, sehingga mempercepat alur. Secara umum, alur pencairan TPG guru non-ASN meliputi input, pembaruan, validasi, hingga pencairan dana. Sebagian besar tahapan ini sudah selesai di TW1, sehingga TW2 akan lebih lancar.

Namun, perlu diingat bahwa pencairan TW2 baru bisa terlaksana penuh setelah TW1 selesai. Saat ini, masih ada sekitar 4,26% guru yang belum menerima TPG TW1. Beberapa guru masih berstatus kendala, seperti kode 08, 13, atau 16. Kondisi ini mempengaruhi kecepatan pencairan TW2 bagi guru bersangkutan dan jadwal nasional.

Meskipun jadwal resmi adalah Juni, pencairan TPG TW2 diperkirakan dimulai pada minggu ketiga atau keempat Juni 2025. Proses pencairan akan bertahap dan tidak serentak untuk semua guru. Bagi guru yang sudah memiliki SKTP valid dari TW1, tidak perlu mengajukan ulang. Mereka hanya perlu menunggu penyaluran dana dari pemerintah pusat atau dinas pendidikan daerah.

Pembayaran TPG TW2 mencakup akumulasi tiga bulan gaji pokok yang dibayarkan sekaligus. Ini adalah kabar baik yang dinantikan para guru untuk memenuhi kebutuhan mereka. Jika TPG belum cair di Juni, kemungkinan berlanjut ke Juli atau Agustus. Penundaan bergantung pada kesiapan administrasi dan keuangan daerah.

Pencairan TPG TW1, yang dimulai Maret hingga Juni, masih menyisakan beberapa guru yang belum menerima. TW2 belum bisa dicairkan penuh sebelum TW1 benar-benar selesai. Ini adalah bagian dari sistem pengelolaan tunjangan yang berjenjang dan berkaitan.

Komentar:

“Semoga TPG TW2 segera cair agar kami para guru bisa memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Ibu Ani, seorang guru SD di Malang. “Kami sangat berharap pemerintah mempercepat proses pencairan agar tidak ada lagi keterlambatan,” tambahnya.