MALANG – Kabar gembira untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM)! Pemerintah Indonesia kembali menggulirkan bantuan sosial (bansos) melalui program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau yang lebih dikenal dengan Kartu Sembako, pada Juni 2025. Kali ini, ada tambahan bantuan tunai sebesar Rp 400 ribu untuk dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025, masing-masing senilai Rp 200 ribu per bulan, yang akan disalurkan kepada 18,3 juta KPM di seluruh Indonesia.
Penyaluran bansos BPNT tambahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang dinamis. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Kementerian Sosial (Kemensos) menyebut penyaluran tambahan ini sebagai bentuk “penebalan” bansos, yang bertujuan untuk memberikan dampak yang lebih signifikan bagi penerima manfaat.
Lalu, bagaimana cara mengecek apakah Anda termasuk dalam daftar penerima bansos BPNT tambahan Juni 2025 ini? Tenang, Kemensos telah menyediakan dua cara mudah yang bisa dilakukan secara online, yaitu melalui website resmi dan aplikasi Cek Bansos. Dengan kedua cara ini, masyarakat dapat dengan mudah memastikan status penerimaan bantuan mereka.
Untuk pengecekan melalui website, Anda bisa mengunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Di sana, Anda akan diminta untuk mengisi data lokasi penerima secara lengkap, mulai dari provinsi hingga desa/kelurahan, serta nama lengkap sesuai KTP. Setelah memasukkan kode captcha dan mengklik “Cari Data,” sistem akan menampilkan informasi apakah Anda terdaftar sebagai penerima BPNT atau tidak.
Alternatif lainnya adalah melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store (Android) dan App Store (iOS). Setelah mengunduh dan memasang aplikasi, Anda bisa langsung menuju halaman pencarian data bansos. Prosesnya serupa dengan website, di mana Anda perlu mengisi data wilayah dan menjawab soal matematika sederhana sebagai verifikasi keamanan. Aplikasi kemudian akan menampilkan informasi lengkap mengenai status penerimaan bantuan Anda.
Melalui kedua metode pengecekan tersebut, masyarakat tidak hanya dapat melihat status BPNT, tetapi juga jenis bantuan sosial lainnya yang mungkin diterima, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Permakanan, Bantuan Anak Yatim Piatu (Atensi Yapi), dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) dari BPJS Kesehatan. Pastikan data yang Anda masukkan sesuai dengan data KTP dan KK agar hasil pencarian akurat.
“Penting untuk diingat bahwa proses pengecekan bansos ini sepenuhnya gratis dan tidak memerlukan perantara,” tegas seorang petugas Kemensos yang enggan disebutkan namanya. “Masyarakat harus berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menjanjikan bisa ‘mengurus’ bantuan dengan imbalan. Jika ada kesalahan data atau tidak terdaftar, segera laporkan ke dinas sosial setempat atau ajukan aduan melalui Kemensos.”
Dengan adanya tambahan bansos BPNT ini, pemerintah berharap dapat memberikan angin segar bagi keluarga yang membutuhkan di tengah tantangan ekonomi yang ada. Masyarakat diimbau untuk secara aktif mengecek status penerimaan mereka melalui kanal resmi agar tidak tertinggal informasi penting mengenai pencairan dana.







