MALANG – Kabar gembira bagi para lulusan SMA/MA sederajat yang bercita-cita menjadi abdi negara! Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali membuka pendaftaran untuk tahun ajaran 2025. Pendaftaran akan resmi dibuka pada 29 Juni 2025 mendatang, bersamaan dengan enam sekolah kedinasan lainnya di bawah naungan berbagai kementerian dan lembaga. Persiapkan dirimu dari sekarang, karena IPDN menawarkan kuota formasi terbanyak, lho!
Pemerintah, melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), telah mengumumkan total 3.252 formasi untuk seluruh sekolah kedinasan. Dari jumlah tersebut, IPDN mendapatkan alokasi sebanyak 1.061 kursi. Ini menjadi angin segar bagi kamu yang ingin langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah menyelesaikan pendidikan. IPDN memang menjadi incaran banyak orang karena jaminan karier yang jelas di sektor pemerintahan.
Lulusan IPDN akan langsung bertransformasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dikenal sebagai Purna Praja. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menempatkan para alumni di berbagai instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, sesuai dengan formasi yang telah ditentukan. Alumni IPDN seringkali memiliki jaringan yang luas dan berpengaruh karena banyak yang menduduki jabatan strategis di pemerintahan.
Lalu, berapa sih gaji lulusan IPDN setelah menjadi PNS? Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, lulusan IPDN akan menduduki Golongan IIIA dengan gaji pokok sebesar Rp 2.579.000 per bulan. Tapi ingat, angka ini belum termasuk tunjangan kinerja, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan yang bisa berbeda-beda tergantung instansi dan kondisi keuangan daerah.
Meskipun persyaratan resmi untuk tahun 2025 belum diumumkan, kita bisa mengacu pada ketentuan tahun sebelumnya sebagai gambaran. Beberapa persyaratan umum meliputi WNI, usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun, serta tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan. Persyaratan akademik dan administratif juga perlu diperhatikan dengan seksama.
Persyaratan akademik meliputi lulusan SMA/MA atau sederajat tahun 2020 hingga 2023 dengan nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 (atau 65,00 untuk wilayah Papua dan Papua Barat serta daerah otonom baru). Jangan lupa siapkan juga surat penyetaraan ijazah dari Kemendikbud Ristek bagi lulusan luar negeri. Pastikan juga kamu berdomisili minimal 1 tahun di wilayah pendaftaran dan memiliki dokumen pendukung yang lengkap.
Ada juga persyaratan tambahan yang perlu dipenuhi, seperti tidak pernah dihukum, tidak memiliki tato atau tindik (kecuali karena adat/agama), tidak berkacamata, belum pernah menikah atau melahirkan (bagi perempuan), dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI. Jangan sampai ada dokumen yang dipalsukan, ya, karena bisa langsung dinyatakan gugur.
“IPDN ini memang jadi pilihan favorit karena jaminan kerja setelah lulus. Tapi ingat, persiapannya harus matang, baik fisik maupun mental,” ujar salah seorang alumni IPDN yang enggan disebutkan namanya.
Dengan kuota yang besar dan prospek karier yang menjanjikan, IPDN menawarkan kesempatan emas bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara. Jadi, tunggu apa lagi? Segera persiapkan dirimu dan raih impianmu menjadi abdi negara!







