Lewat Lagu ‘Yang Terusir’, Band Asal Purwokerto Hyndia Suarakan Mereka yang Terpinggirkan

Zona Malang, Jakarta – Di tengah riuh rendah industri musik tanah air, band folk rock asal Purwokerto, Hyndia, kembali dengan sebuah karya yang menusuk dan penuh makna. Lewat single terbaru mereka yang berjudul “Yang Terusir”, Hyndia mengajak pendengar untuk menengok sisi gelap kehidupan yang seringkali luput dari perhatian: kisah pilu mereka yang terusir dan terpinggirkan dari tanah dan mimpi mereka sendiri.

Dengan lirik yang lugas namun sarat emosi, lagu ini secara gamblang memotret realitas pahit tentang perjuangan hidup, ketidakadilan, dan harapan yang sayangnya hanya menjadi wacana bagi sebagian orang.

Lewat penggalan lirik “Kapan merdeka hanya wacana, bagi mereka harapan itu milik yang tetap terbuang”, Hyndia seolah menampar pendengar untuk merenungkan kembali arti sesungguhnya dari kemerdekaan dan kemanusiaan itu sendiri.

Aga, sang pencipta lagu, mengungkapkan bahwa karya ini lahir dari sebuah kegelisahan mendalam. “Lagu ini lahir dari kegelisahan melihat banyak orang yang haknya terenggut, entah karena konflik, kebijakan, atau sistem yang tidak berpihak,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Zona Malang.

“Kami ingin suara mereka terdengar, walau mungkin hanya lewat musik,” tambahnya.

Secara musikal, “Yang Terusir” tetap setia pada akar folk rock yang menjadi ciri khas Hyndia. Perpaduan antara riff gitar yang tegas, ritme drum yang menghentak, dan vokal yang penuh penjiwaan berhasil menciptakan sebuah atmosfer yang intens sekaligus menyayat hati.

Lagu ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebuah bentuk perlawanan dan solidaritas terhadap mereka yang tak terdengar.

Bagi Anda yang penasaran, lagu “Yang Terusir” sudah bisa dinikmati di seluruh platform streaming digital. Video musiknya yang tak kalah menggugah juga sudah bisa disaksikan di kanal YouTube resmi Hyndia Official.