Zona Malang – Doa Qunut Subuh, sebuah amalan yang sunnah dalam sholat subuh, memiliki varian bacaan tergantung pada posisi seseorang dalam sholat. Bagi imam dan makmum yang shalat berjamaah, doa qunut dibaca setelah ruku’ pada rakaat kedua.
Berikut ini adalah urutan bacaan doa qunut bagi imam dan makmum:
- Imam membaca: “اَللّٰهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ” dan setelahnya makmum mengucapkan “Aamiin”.
- Imam melanjutkan dengan: “وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ”, diikuti dengan “Aamiin” dari makmum.
- Kemudian imam membaca: “وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ”, diikuti dengan “Aamiin” dari makmum.
- Setelah itu, imam membaca: “وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ”, diikuti dengan “Aamiin” dari makmum.
- Akhirnya, imam membaca: “وَقِنَابِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ”, dan makmum mengucapkan “Aamiin”.
Namun, bagi mereka yang shalat sendiri (tidak berjamaah), doa qunut memiliki bacaan yang sedikit berbeda:
- Doa qunut sendiri dimulai dengan: “اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ”.
- Kemudian dilanjutkan dengan: “وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ”.
- Setelah itu, dibaca: “وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ”.
- Lalu, bacaan selanjutnya adalah: “وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ”.
- Akhirnya, doa qunut sendiri diakhiri dengan: “وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ”.
Jika seseorang lupa membaca doa qunut dalam sholat, baik itu sengaja atau tidak, sholatnya tetap sah menurut pendapat Imam Syafi’i. Namun, disunnahkan untuk melakukan sujud sahwi di akhir sholat sebagai upaya untuk menyempurnakan sholat tersebut.
Dalam sujud sahwi, seseorang melakukan dua sujud tambahan setelah salam, dan dalam setiap sujudnya membaca
“سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو” (Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huu), yang artinya “Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa”.
Dengan memahami perbedaan doa qunut untuk imam, makmum, dan sholat sendiri, serta pentingnya sujud sahwi dalam menyempurnakan sholat, diharapkan umat muslim dapat melaksanakan ibadah sholat Subuh dengan lebih khusyuk dan sempurna.***







