Ribuan Santri An-Nur II Malang Gelar Tarawih Akbar Pertama

Ribuan santri putra Pondok Pesantren An-Nur II Malang menggelar salat Tarawih Akbar pertama kalinya. Simak detail acara, imam terpilih, dan harapan ketua bidang ma’hadiyah.

Zona Malang – Sabtu malam, 21 Februari 2026, ribuan santri putra Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo” Malang menggelar salat Tarawih Akbar pertama kalinya di Lapangan Utama pondok. Acara ini dihadiri oleh 24 saf santri berbaju putih yang memenuhi seluruh area lapangan center pesantren.

Acara ini diluncurkan atas arahan langsung pengasuh Pondok An-Nur II, Dr. KH. Fathul Bari, S.S., M.Ag. Menurut Ustaz Muhammad Sholihin, Ketua Bidang 3 Ma’hadiyah, pengasuh ingin menjadikan Tarawih Akbar sebagai acara spesial khas bulan Ramadan bagi seluruh santri di lingkungan pesantren.

Para santri dari jenjang MI, SMP, SMA hingga maha santri sudah tiba di lokasi mulai pukul 19.00 WIB. Mereka melaksanakan rangkaian salat Isya, Tarawih 20 rakaat, dan Witir tiga rakaat sesuai tata cara yang telah ditentukan.

Sebagai imam Tarawih Akbar, pesantren mengundang Syekh Mohamed Masud Mohamed Ahmed Habib, guru tugasan dari Universitas Al-Azhar Mesir. Pilihan imam ini diambil berdasarkan saran pengasuh yang menilai suara Syekh Masud merdu dan cocok untuk menambah suasana Ramadan di pondok.

Ustaz Sholihin menjelaskan bahwa Syekh Masud juga merupakan pakar ilmu Al-Qur’an yang telah diakui oleh banyak tokoh di lingkungan pesantren. Bacaan Al-Qur’an yang dibacanya saat salat Tarawih terasa khas dan menyentuh hati seluruh santri yang hadir.

Meskipun acara berjalan lancar, sempat turun gerimis singkat setelah salat Isya selesai. Ustaz Sholihin mengakui bahwa cuaca merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan untuk pelaksanaan acara di masa depan.

Ia juga menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk menjadikan Tarawih Akbar sebagai acara rutin setiap tahun di bulan Ramadan. Namun, kendala cuaca hujan yang sering terjadi di akhir pekan menjadi pertimbangan utama untuk menyesuaikan jadwal pelaksanaan.

Selain itu, Ustaz Sholihin menuturkan bahwa acara ini memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan kekompakan dan rasa kebersamaan antar santri. Acara ini juga diharapkan bisa menjadi obat rindu bagi orang tua santri yang melihat putra-putranya melaksanakan salat dengan khidmat di pondok pesantren.

Ustaz Sholihin merasa senang dengan kelancaran pelaksanaan acara pertama kalinya ini. Ia menyatakan bahwa meskipun sempat ada hujan gerimis, suasana tetap hangat dan penuh khidmat selama seluruh rangkaian salat berlangsung.

Ia juga menambahkan bahwa evaluasi akan dilakukan secara teratur untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan Tarawih Akbar di tahun-tahun mendatang. Tujuannya adalah agar acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti-nanti oleh seluruh santri An-Nur II.

Acara ini diliput oleh Riki Mahendra Nur C. dari tim Mediatech An-Nur II dan diterbitkan di annur2.net. Kegiatan ini menjadi momen berharga pertama bagi pondok pesantren untuk mempererat silaturahmi antar santri dan memperkuat ibadah di bulan Ramadan.