Kisah Menyentuh: Pohon Kurma yang Menangis di Pelukan Rasulullah

Menurut Ibnu Hajar, pohon kurma tersebut menangis karena kehilangan nasihat dan zikir yang senantiasa Rasulullah ucapkan didekatnya. Selama ini, si pohon telah menjadi tempat Rasulullah bersandar saat memberikan khutbah Jumat. Pun di pohon kurma itu, ia mendengar langsung nasihat-nasihat bijak dari Nabi yang penuh hikmah dan kebijaksanaan.

Saban Jumat, pohon kurma tersebut telah merasakan langsung kasih sayang dan cinta Rasulullah. Pohon itu telah merasakan bagaimana Rasulullah bersandar di batangnya saat memberikan khutbah Jumat. Interaksi itu sangat berbekas di hatinya.

Namun, ketika Rasulullah tidak lagi menggunakan pohon itu sebagai tempat bersandar, maka ia merasa kehilangan. Merasa kesepian dan sedih. Kendati tidak punya hati laiknya manusia, tetapi pohon kurma itu bisa merasa sedih karena telah ditinggalkan oleh sosok yang sangat dicintainya.

Rasulullah pun menyadari kesedihan pohon tersebut. Beliau turun dari mimbar dan memeluk batang kurma itu. Pelukan cinta dari Rasulullah tersebut dapat mengobati rasa sedih si pohon.