7 Rekomendasi Dimsum Terenak di Malang, dari yang Harga Rp3 Ribuan hingga Buka 24 Jam

ZonaMalang – Saat berbicara tentang kuliner Malang, apel mungkin menjadi yang pertama terlintas di benak. Namun, kota ini ternyata menyimpan surga tersembunyi bagi para pecinta dimsum. Dengan variasi yang melimpah dan harga yang sangat ramah di kantong, berburu dimsum lezat kini menjadi salah satu agenda wajib saat berada di Kota Pendidikan ini.

Dari kedai sederhana yang selalu ramai oleh mahasiswa hingga tempat nongkrong dengan konsep unik, berikut adalah tujuh rekomendasi tempat makan dimsum di Malang yang siap memanjakan lidah Anda.

1. Omah Datok 24 (Andalan Nongkrong 24 Jam)

Butuh asupan dimsum di jam-jam tak terduga? Omah Datok 24 adalah jawabannya. Buka selama 24 jam penuh, tempat ini menawarkan aneka dimsum dengan harga mulai dari Rp3.000-an saja. Dengan konsep open kitchen, Anda bisa melihat langsung proses pembuatannya. Selain dimsum, tersedia juga menu berat seperti nasi ayam hainan yang cocok untuk mengisi perut kapan pun.

  • Alamat: Jalan Bunga Coklat No.10, Lowokwaru, Kota Malang.
  • Jam Buka: Setiap hari, 24 jam.

2. Uma Yum Cha (Harga Terjangkau di Pusat Kota)

Terletak di sebuah gang di seberang Pasar Oro-oro Dowo, Uma Yum Cha menjadi favorit karena harganya yang sangat murah, yakni Rp3.000 per buah. Pilihan isiannya pun beragam, mulai dari ayam, udang, hingga lobster. Jangan lewatkan menu andalan lainnya, ceker kaki naga. Datanglah lebih awal, karena tempat ini selalu ramai dan cepat habis.

  • Alamat: Jalan Kunir No.5, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang.
  • Jam Buka: Selasa – Minggu (15.00 – 21.00 WIB).

3. Dimsum Sulfat (Penyajian Unik dan Tempat Cozy)

Ingin pengalaman makan dimsum yang berbeda? Di Dimsum Sulfat, pesanan Anda akan disajikan di atas piring yang ditata pada miniatur tangga kayu yang estetik. Tempatnya yang semi outdoor dan luas membuatnya sangat cocok untuk nongkrong bersama teman-teman atau keluarga.

  • Alamat: Jalan Sulfat No.54, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang.
  • Jam Buka: Selasa – Minggu (16.00 – 22.00 WIB), Senin tutup.

4. Xia Dimsum (Favorit Mahasiswa dan Nasi Bebek Legendaris)

Jangan kaget jika di warung dimsum ini Anda justru mencium aroma nasi bebek yang menggoda. Xia Dimsum berhasil memadukan keduanya, dan hasilnya luar biasa. Dengan harga mulai dari Rp10.500-an, tempat ini menjadi primadona di kalangan mahasiswa yang mencari makanan enak, mengenyangkan, dan terjangkau.

  • Alamat: Jalan Candi Mendut No.46, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang.
  • Jam Buka: Setiap hari (08.30 – 22.30 WIB).

5. Noodle Inc – Mie & Dimsum (Nongkrong Sambil Jamming)

Meskipun menu utamanya adalah mie, Noodle Inc menawarkan varian dimsum yang lengkap, mulai dari siomay, hakau, hingga udang rambutan dengan harga sekitar Rp17.000 per porsi. Tempat ini sering mengadakan sesi jamming musik di akhir pekan, menjadikannya pilihan tepat untuk makan malam santai.

  • Alamat: Jalan Soekarno – Hatta, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang.
  • Jam Buka: Setiap hari (11.00 – 23.00 WIB).

6. Dimsum Mbledos (Pilihan Makan Malam Populer)

Sudah sangat populer di Malang, Dimsum Mbledos dikenal sebagai tempat makan yang bersih, lezat, dan terjangkau. Buka di sore hari, tempat ini menjadi destinasi favorit untuk makan malam yang mengenyangkan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

  • Alamat: Pandanwangi Royal Park Blok E-42, Pandanwangi, Blimbing, Kota Malang.
  • Jam Buka: Setiap hari (17.00 – 21.30 WIB).

7. Bikin Nagih Malang (Spesialis Dimsum Mentai)

Jika Anda mencari varian dimsum yang lebih modern, Bikin Nagih adalah tempatnya. Menu andalannya adalah dimsum mentai yang gurih dan lumer di mulut. Selain itu, ada juga pilihan unik seperti dimsum keju dan dimsum mercon. Resto ini juga menyediakan paket hantaran yang cocok untuk oleh-oleh atau acara keluarga.

  • Alamat: Jalan Ciliwung No. 26, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang.

Maraknya tempat makan dimsum yang beragam ini menjadi sebuah hal penting yang menunjukkan betapa dinamisnya peta kuliner Kota Malang. Bagi Anda, baik sebagai warga lokal, mahasiswa, maupun wisatawan, ini berarti semakin banyak pilihan untuk menikmati hidangan lezat yang sesuai dengan selera dan anggaran. Fenomena ini membuktikan bahwa Malang tidak hanya kuat dengan ikon kulinernya yang legendaris, tetapi juga terus beradaptasi dan menyajikan tren-tren baru yang segar dan menarik untuk dijelajahi.