Satgas Pangan Satreskrim Polres Malang dan Disperindag Sidak Ketersediaan Bahan Pokok Menjelang Nataru 2024

Satuan Tugas Pangan Satuan Reserse Kriminal (Satgas Pangan Satreskrim) Polres Malang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang melakukan inspeksi mendadak (sidak)…

MALANG, Zona Malang – Satuan Tugas Pangan Satuan Reserse Kriminal (Satgas Pangan Satreskrim) Polres Malang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar wilayah Kabupaten Malang pada Kamis (32/13/2023).

Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Kanit Tipidsus Satreskrim Polres Malang, Iptu Choirul Mustofa, menyampaikan bahwa sidak ini dilaksanakan dengan kerjasama bersama Dinas Pasar Kabupaten Malang. Tujuannya adalah untuk memantau ketersediaan bahan pokok, terutama yang menjadi kebutuhan utama masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Pemantauan Dimulai dari Pasar Induk Kepanjen

Tim Satgas Pangan yang dipimpin oleh Kanit III Pidsus Satreskrim Polres Malang memulai pemantauan di Pasar Induk Kepanjen sekitar pukul 10.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan guna mengidentifikasi kenaikan harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan stok.

Kenaikan Harga Bahan Pokok dalam Batas Wajar

Hasil sidak menunjukkan bahwa sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga, meskipun masih dalam batas wajar dan tidak signifikan. Contohnya, harga ayam potong naik Rp. 1000 menjadi Rp. 30.000 per kilogram. Hal serupa terjadi pada harga Bawang Merah dan Bawang Putih yang naik Rp. 2000 menjadi Rp. 32.000 per Kg.

Faktor-Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga

Iptu Choirul menjelaskan bahwa kenaikan ini disebabkan oleh ukuran ayam potong yang semakin kecil dari penyuplai. Sementara itu, kenaikan harga bawang merah dan bawang putih disebabkan oleh musim penghujan yang membuat stok berkurang.

Meskipun demikian, beberapa harga bahan pokok seperti Daging Sapi dan Telur Ayam tetap stabil.

Stabilisasi Harga dan Antisipasi Kenaikan

Kabid Pengelolaan Pasar dari Disperindag Kabupaten Malang, Laili Aliyah, menyatakan bahwa harga komoditas pangan cenderung stabil.

Kenaikan harga bawang disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak menentu, tetapi masih dalam batas wajar. Pihaknya bersama tim Satgas Pangan Polres Malang telah melakukan antisipasi kenaikan harga kebutuhan pangan dengan pemantauan harian.

Koordinasi untuk Monitoring dan Pengecekan Harga

Iptu Choirul menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Disperindag Kabupaten Malang untuk melaksanakan monitoring dan pengecekan harga dan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang.

Hal ini dilakukan guna menjaga stok bahan pokok agar tetap stabil dan mencegah penyelewengan distribusi dan penimbunan bahan pokok.

Himbauan kepada Masyarakat dan Pencegahan “Panic Buying”

Kepolisian menghimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Malang agar tetap tenang terkait bahan pokok. Jika ada informasi mengenai perilaku penimbunan bahan pokok, diharapkan masyarakat segera melaporkannya kepada pihak berwajib.

Polres Malang juga mengingatkan agar masyarakat bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan “panic buying.” Jika menemui harga tidak wajar, diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang.***