Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Optimalisasi Mandatory Spending di Bidang Kesehatan dan Pendidikan

Pj Wali Kota Malang mengunjungi Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Malang dalam upaya untuk mengoptimalkan mandatory spending

Malang, 5 Januari 2024 – Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, terus mengemban tanggung jawabnya untuk mencapai target kinerja yang dikenal sebagai ‘4 Sehat 5 Sempurna’ sejak menjabat pada September tahun lalu.

Upaya serius telah dilakukan untuk penanganan stunting, pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas layanan publik.

Hari ini, Pj Wali Kota Malang mengunjungi Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Malang dalam upaya untuk mengoptimalkan mandatory spending, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Mandatory spending merupakan kebijakan fiskal untuk mengurangi risiko ketimpangan sosial di masyarakat.

Wahyu Hidayat mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Dinas Kesehatan, di mana prosentase mandatory spending di APBD Tahun 2024 mencapai 11,11%. Hal ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan kesehatan seperti stunting dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Saya mengapresiasi, hasil tahun 2023 harus terus dikuatkan, kontinyu terus, dan di tahun 2024 prosentasenya 11,11%. Harapan saya ini dapat segera di laksanakan, kita berikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Wahyu.

Dalam kunjungannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Wahyu Hidayat juga mengapresiasi upaya dinas tersebut dalam meningkatkan mandatory spending.

Prosentase anggaran mandatory spending di bidang pendidikan pada tahun 2024 mencapai 24,88%, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Sama seperti di Dinas Kesehatan, saya juga mengapresiasi upaya dinas pendidikan. Prosentasenya 24,88% dan naik dibanding tahun lalu. Ini yang saya apresiasi, artinya komitmen saya dan pemerintah Kota Malang untuk memajukan pendidikan benar-benar dilaksanakan,” terangnya.

Wahyu Hidayat menekankan pentingnya fokus pada aspek-aspek penting di bidang pendidikan, termasuk peningkatan kualitas melalui kurikulum yang terus diperbaharui.

“Kurikulum harus terus diupdate, dan perhatian pada aspek-aspek penting seperti sarana prasarana dan pengembangan ekonomi kreatif perlu diperhatikan,” tandas Wahyu.

Dengan langkah-langkah ini, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berharap bahwa kinerja di tahun mendatang terus meningkat, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik di bidang kesehatan dan pendidikan.***