Polres Malang Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim sebagai Awal Tahun 2024

Polres Malang memulai tahun 2024 dengan kegiatan doa bersama dan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Acara ini diselenggarakan di Masjid Ashumul Muhsinin, Mapolres Malang

Malang, 6 Januari 2024 – Polres Malang memulai tahun 2024 dengan kegiatan doa bersama dan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Acara ini diselenggarakan di Masjid Ashumul Muhsinin, Mapolres Malang, pada Jumat (6/1/2024), selepas salat Ashar.

Kegiatan ini merupakan rutinitas setiap Jumat sebagai momen kebersamaan bagi seluruh jajaran pejabat utama Polres, Bhayangkari, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan puluhan anak yatim dari wilayah sekitar Malang.

Doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Resor Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menjadi bagian penting dalam acara ini. Dalam doa tersebut, Kapolres Malang mengajak semua peserta untuk mendoakan keamanan dan keselamatan masyarakat, serta keberhasilan tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polres Malang.

“Kegiatan doa bersama ini bukan hanya sebagai ungkapan syukur atas tahun yang telah berlalu, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kita dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ungkap AKBP Putu Kholis Aryana.

Selain doa bersama, acara ini menjadi kesempatan bagi pejabat Polres Malang untuk berinteraksi lebih akrab dengan masyarakat, khususnya anak yatim. Puluhan anak yatim yang hadir mendapatkan santunan berupa paket sembako dan bantuan pendidikan sebagai bentuk kepedulian sosial dari Polres Malang.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memberikan dukungan dan kebahagiaan kepada anak-anak yang membutuhkan. Kita juga berharap tahun 2024 ini membawa berkah dan kemajuan bagi kita semua,” tambah Kapolres.

Acara doa bersama dan santunan anak yatim ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk menyelenggarakan kegiatan berorientasi pada kebersamaan dan kepedulian sosial.

Semangat kebersamaan diharapkan dapat menjadi perekat dalam membangun solidaritas dan harmoni di tengah-tengah masyarakat.***