PDI Perjuangan Resmi Membuka Penjaringan Kandidat Pilwali Kota Malang 2024

Kota Malang – Mulai Rabu, 15 Mei 2024, PDI Perjuangan akan secara resmi membuka pendaftaran untuk menjaring kandidat pemimpin Kota Malang yang akan bertarung dalam Pilkada 2024. Proses pendaftaran ini akan berlangsung hingga 25 Mei 2024. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyatakan bahwa pendaftaran ini terbuka untuk umum, termasuk untuk kader internal dan tokoh masyarakat yang merasa mampu dan memiliki kapabilitas untuk menjadi calon wali kota maupun calon wakil wali kota.

Tim 5 Penerima Pendaftaran

Untuk memfasilitasi proses ini, DPC PDI Perjuangan Kota Malang telah membentuk sebuah tim khusus yang dikenal sebagai Tim 5. Tim ini bertugas menerima pendaftaran bakal calon kepala daerah yang akan bersaing dalam Pilwali Kota Malang 2024. Made Riandiana Kartika menjelaskan bahwa Tim 5 akan mulai menerima pendaftaran dari tanggal 15 hingga 25 Mei.

“Tim 5 adalah panitia penerima pendaftaran yang dimulai dari tanggal 15 nanti sampai tanggal 25 Mei,” jelas Made Riandiana Kartika.

Proses Pendaftaran

Made juga menjelaskan bahwa pendaftaran ini terbuka untuk seluruh kader internal partai serta tokoh masyarakat. “Tanggal 15 akan kami sampaikan langsung kepada masyarakat bahwa DPC PDI Perjuangan akan menerima pendaftaran untuk kader internal dan seluruh tokoh masyarakat yang merasa mampu menjadi calon wali kota maupun calon wakil wali kota,” ujar Made.

Ia menekankan bahwa meskipun seorang kandidat adalah kader partai, mereka tetap harus melalui proses pendaftaran seperti calon lainnya. “Walaupun internal tetap harus mendaftar. Karena kan seperti yang di Kota Batu dan di Kabupaten Malang kan sudah berjalan baik internal maupun eksternal wajib mendaftar,” jelasnya.

Tiga Jalur Pendaftaran

Pendaftaran di PDI Perjuangan terbuka melalui tiga jalur: DPC (Dewan Pimpinan Cabang), DPD (Dewan Pimpinan Daerah) provinsi, dan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PDI Perjuangan. Made mengingatkan masyarakat bahwa jika mereka tidak mendapatkan rekomendasi dari DPC atau DPD, masih ada kesempatan untuk mendaftar di DPP.

“Ini yang harus disadari oleh masyarakat. Artinya, jika yang mendaftar di DPC atau di DPD tidak mendapat rekom, artinya ada yang mendaftar di DPP. Jadi ada tiga pintu,” jelas Made. Ia juga menyatakan bahwa meskipun tingkat ranting atau PAC (Pimpinan Anak Cabang) boleh melakukan komunikasi, usulan harus tetap melalui DPC.

Kriteria Pemimpin yang Dicari

Made mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan mencari sosok pemimpin yang berpengalaman dalam pemerintahan. “Pemerintahan di Kota Malang jangan dibuat coba-coba. Jadi harus paham betul, setelah pelantikan Februari 2025 wali kota dan wakil wali kota tidak ada waktu lagi untuk belajar, karena sudah berjalan APBD 2025 yang disusun lewat RKPD era sekarang,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa calon pemimpin harus memiliki pemahaman mendalam tentang birokrasi dan pengalaman bersinergi dengan legislatif serta pihak lainnya. “Kami harapkan pengalaman tidak membohongi hasil,” tuturnya.

Penutup

Penjaringan ini diharapkan akan menghasilkan pemimpin yang kompeten dan mampu membawa perubahan positif bagi Kota Malang. Dengan membuka pendaftaran untuk umum, PDI Perjuangan berharap bisa menemukan sosok yang memiliki visi, pengalaman, dan kemampuan untuk memajukan kota ini. Proses pendaftaran yang terbuka hingga 25 Mei 2024 ini merupakan langkah awal menuju Pilkada 2024 yang kompetitif dan demokratis.