Zona Malang – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Aremania Satu yang berlangsung di Hall Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (2/6/2024). Kehadirannya menunjukkan dukungan pemerintah terhadap upaya persatuan dan penguatan komunitas suporter sepak bola Arema FC.
Apresiasi atas Terbentuknya “Aremania Satu”
Dalam sambutannya, Muhadjir Effendy menyatakan apresiasinya atas terbentuknya organisasi “Aremania Satu”. Menurutnya, organisasi ini akan memperkuat solidaritas antar suporter yang sebelumnya tersebar dalam berbagai komunitas dan koordinator wilayah. “Ini saya kira suatu langkah luar biasa dari Aremania karena kita tahu selama ini tidak ada organisasi yang mengakomodasi mengorganisir para suporter Aremania ini. Karena itu setiap ada masalah kita selalu kesulitan kepada siapa untuk berkonsultasi berkomunikasi seperti kasus Kanjuruhan,” ujar Muhadjir.
Baca Juga:
Munas Aremania Utas, Ribuan Aremania Hadir di Dome Muhammadiyah Malang
Hikmah dari Tragedi Kanjuruhan
Menko PMK mengungkapkan bahwa pembentukan organisasi ini merupakan hikmah yang dipetik dari tragedi Kanjuruhan, yang mendorong Aremania untuk berkumpul dan bersatu. Terbentuknya presidium yang mengkoordinasi urusan seluruh warga Aremania di Malang Raya diharapkan dapat membawa dampak positif dalam mengelola komunitas suporter. “Dengan adanya organisasi Arema Satu, persatuan sepak bola Arema bisa menyatukan seluruh Aremania yang ada di Kota Malang, di seluruh Indonesia, bahkan Aremania di kancah global,” kata Muhadjir.
Harapan untuk Aremania dan Arema FC
Muhadjir, yang memiliki ikatan emosional dengan Malang sejak kecil, berharap dengan adanya “Aremania Satu”, persatuan dan semangat suporter yang fanatik dapat mendorong Arema FC meraih prestasi-prestasi gemilang di masa depan. “Saya yakin dengan suporter Aremania yang fanatik akan mendorong Arema meraih prestasi-prestasi ke depan. Dan saya berharap kejayaan Arema dapat diraih kembali,” ujarnya penuh harap.
Pesan untuk Jajaran Presidium
Menko PMK juga berpesan kepada jajaran presidium yang terpilih untuk bekerja keras mengembalikan kejayaan Arema. Ia meminta pengurus baru untuk mendata suporter Aremania secara detail by name by address, serta membuat program-program yang memperhatikan kesejahteraan suporter dan membangun solidaritas di Malang Raya. “Saya ingin sebagai warga Aremania menyaksikan kejayaan Arema kembali. Dan modal yang paling penting adalah bersatu rukun harus bisa fokus untuk menyiapkan tim yang andal untuk bertarung. Saya berharap tidak hanya di level nasional, tapi Aremania harus bisa bicara juga di kancah internasional,” tegasnya.
Pemilihan Presidium Aremania Satu
Dalam Munas tersebut, persatuan suporter Arema FC memutuskan untuk membentuk organisasi “Aremania Satu” yang bertujuan untuk mewadahi seluruh suporternya dalam satu organisasi. Munas ini mengagendakan pemilihan tujuh dari sembilan calon presidium. Ali Rifki, mantan manajer Arema FC, terpilih sebagai ketua presidium setelah meraih suara terbanyak. Presidium Aremania ini nantinya akan bertugas menyusun program kerja ke depan untuk membuat Aremania lebih bermartabat dan terorganisir.
Pembentukan “Aremania Satu” diharapkan membawa dampak positif bagi komunitas suporter Arema FC. Dengan dukungan dari pemerintah dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh Aremania, harapan untuk meraih kembali kejayaan Arema FC semakin besar. Organisasi ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat solidaritas antar suporter tetapi juga untuk mengangkat prestasi klub kebanggaan Arek Malang ke level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.







