Bakti Sosial Polres Malang di Pantai Sendang Biru: Sinergi untuk Masyarakat Nelayan

Kabupaten Malang – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Kepolisian Resor (Polres) Malang, Polda Jawa Timur, menggelar kegiatan bakti sosial di kalangan masyarakat nelayan di Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Acara ini berlangsung pada Kamis (13/6) dan dipusatkan di Desa Tambakrejo, dengan tujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Malang HM Sanusi, Kasdim 0818 Malang-Batu Mayor Supaat, dan jajaran Muspika Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Kehadiran ratusan warga nelayan Sendang Biru menambah semarak acara tersebut, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh antusiasme.

Sebanyak 225 paket sembako dibagikan kepada masyarakat nelayan sebagai bentuk kepedulian Polres Malang terhadap kesejahteraan mereka. Paket sembako tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti minyak goreng, beras, gula, mie instan, kopi, dan teh. Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyapa dan membantu masyarakat pesisir di Pantai Sendang Biru.

“Kami di sini menyapa warga bersama rekan-rekan TNI dan Pak Bupati. Selain meninjau, kami juga melihat aktivitas masyarakat di Sendang Biru dan memberikan bantuan untuk warga pesisir,” ujar AKBP Putu Kholis di Pantai Sendang Biru.

Selain memberikan bantuan sembako, Kapolres Malang bersama Forkopimda juga meninjau lokasi yang akan digunakan sebagai markas baru Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Malang. Rencana pemindahan kantor ini juga diiringi dengan perluasan Masjid Al Falah milik warga pesisir Sendang Biru. Kapolres memberikan apresiasi tinggi kepada warga yang berinisiatif membangun markas baru Satpolairud dengan pembiayaan sepenuhnya dari masyarakat setempat.

“Ini hal yang luar biasa karena warga berniat membangun kantor baru dan pembiayaannya juga sepenuhnya dari mereka,” tambah AKBP Putu Kholis.

Baca Juga: Polres Malang Tingkatkan Pengamanan pada Peringatan Harlah ke-90 GP Ansor di Pantai Balekambang

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga mendengarkan aspirasi dari masyarakat nelayan. Salah satu keluhan yang disampaikan adalah terkait penerapan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 5 persen yang dianggap memberatkan. Para nelayan menilai persentase tersebut lebih besar dibandingkan retribusi daerah yang hanya 3 persen.

“Masukan tentang pemberlakuan PNBP yang memberatkan nelayan ini sudah kami dalami dan nanti akan kami respon agar bisa didengar oleh kementerian terkait,” jelas AKBP Putu Kholis.

Kapolres juga menegaskan komitmennya bersama Pemerintah Kabupaten Malang untuk memperhatikan kesiapan pasokan bahan bakar bagi nelayan, mengingat sudah memasuki musim melaut. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada kekosongan bahan bakar yang dapat menghambat aktivitas nelayan. “Harapannya, di kondisi perubahan iklim saat ini, teman-teman nelayan bisa tetap beraktivitas, semangat, dan eksis. Kami juga mendukung dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang beraktivitas di pesisir selatan Kabupaten Malang,” pungkasnya.

Dengan kegiatan bakti sosial ini, Polres Malang menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat nelayan, sekaligus membangun sinergi yang lebih baik antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat di pesisir Sendang Biru. Kehadiran aparat kepolisian dan pemerintah dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menunjukkan perhatian dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan yang seringkali menghadapi tantangan dalam kesehariannya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, menciptakan rasa aman, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat nelayan di Sendang Biru. Dengan adanya dukungan dan perhatian yang konsisten dari berbagai pihak, diharapkan nelayan di pesisir selatan Kabupaten Malang dapat terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi daerah, serta melanjutkan tradisi maritim yang kuat dan berkelanjutan.