TNI AL Gelar Pembinaan Ketahanan Wilayah Bahari di Malang untuk Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan

Kabupaten Malang – TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL Malang mengadakan kegiatan edukasi bagi masyarakat pesisir dengan menyelenggarakan Pembinaan Ketahanan Wilayah Bahari (Bintahwil) TA 2024. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Kamis (13/06).

Mengusung tema “TNI Angkatan Laut melaksanakan Pembinaan Ketahanan Wilayah Bahari untuk Peningkatan Ekonomi yang Berkelanjutan dalam Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut dan Percepatan Ekonomi Menuju Indonesia Maju”, acara ini secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim Angkatan Laut (Kadispotmaral) Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, S.H., M.Tr. Opsla. Beliau didampingi oleh Danlanal Malang Kolonel Laut (KH/W) Rinanda Sintasari, S.Sos, M.Tr.A.P., serta sejumlah pejabat dari Forkopimda.

Tujuan dan Kegiatan Bintahwil

Penyelenggaraan Bintahwil merupakan bagian dari upaya aktif TNI AL untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan keluarga besar TNI AL. Beberapa kegiatan yang digelar mulai tanggal 12 hingga 13 Juni 2024 antara lain sosialisasi mengenai Bela Negara, Radikalisme, Narkoba, Mangrove, Tukik (penyu), Stunting, serta pelayanan kesehatan. Selain itu, ada juga kegiatan pelepasan tukik, bersih-bersih pantai, dan penanaman mangrove yang dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Gedung UPT Kelautan dan Perikanan Pondok Dadap Sendang Biru dan Pantai Bajulmati Malang.

Signifikansi Kegiatan

Pembinaan Potensi Maritim sejatinya bertujuan untuk memberdayakan wilayah pertahanan laut. Obyek pembinaan mencakup potensi geografis, demografis, dan kondisi sosial yang diupayakan untuk ditingkatkan menjadi Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) juang yang tangguh demi kepentingan pertahanan negara.

Partisipasi dan Dukungan

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan organisasi penting, termasuk Forkopimda Kabupaten Malang, Kasubdis Bintahwil, Komandan PLP 4 Mar Purboyo, Kepala BNN, Kapolsek, Danramil, Airud, PJU Lanal Malang, BKSDA Sendangbiru, Ketua BSTC Bajulmati, UPT PPP Pondok Dadap, Tim SAR PSR, Perhutani Malang, Pokmaswas Tambakrejo, dan Karang Taruna.

Kegiatan Edukatif dan Lingkungan

Dalam rangka mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir, kegiatan ini juga menggarisbawahi pentingnya konservasi lingkungan. Melalui sosialisasi tentang pentingnya menjaga hutan mangrove dan pelepasan tukik, masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam pelestarian alam. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada ekosistem pesisir dan menjadi bagian dari strategi ekonomi berkelanjutan yang lebih luas.

Peningkatan Kesejahteraan Melalui Edukasi

Dengan berbagai sosialisasi yang dilakukan, Bintahwil tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Edukasi mengenai radikalisme dan narkoba bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sadar dan tanggap terhadap ancaman-ancaman sosial yang dapat merusak tatanan kehidupan mereka.

Penutup

Secara keseluruhan, Bintahwil TA 2024 di Kabupaten Malang ini menjadi bukti komitmen TNI AL dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan konservasi lingkungan, TNI AL berupaya menciptakan sinergi yang kuat antara pertahanan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pertahanan laut tetapi juga memperkuat kerjasama antara TNI AL dan komunitas lokal dalam mencapai tujuan bersama menuju Indonesia yang lebih maju.