Malang, 25 Juli 2024 – Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan KH. Agus Salim No. 07 menjadi saksi dimulainya sebuah perjalanan yang menggabungkan petualangan dan kepedulian sosial. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., secara resmi memberangkatkan rombongan Touring & Charity Bromo Expedition 4 (BROMEX4) yang diorganisir oleh JK Owners Indonesia (JKOI).
BROMEX4 bukan sekadar touring biasa. Event ini menggabungkan kecintaan pada Jeep Wrangler dengan misi kemanusiaan, menjadikannya unik di antara kegiatan komunitas otomotif lainnya. Rute yang dipilih, melintasi keindahan alam Kabupaten Malang menuju Gunung Bromo, menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para peserta.
Bupati Sanusi, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Kabupaten Malang sebagai bagian dari rute BROMEX4. “Ini bukan hanya tentang menikmati keindahan alam, tapi juga memberi kontribusi nyata kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, menekankan nilai ganda dari kegiatan ini.
Ketua JKOI, Irfan Hakim, menjelaskan konsep di balik BROMEX4. “Kami ingin membuktikan bahwa hobi bisa berdampak positif bagi masyarakat. Setiap kilometer yang kami tempuh membawa harapan bagi mereka yang membutuhkan,” jelasnya. JKOI telah menyiapkan bantuan berupa sembako, alat tulis, dan dana pendidikan yang akan disalurkan di beberapa titik selama perjalanan.
Dr. Eko Prasetyo, ahli pariwisata dari Universitas Brawijaya, melihat potensi besar dari kegiatan semacam ini. “BROMEX4 adalah contoh sempurna bagaimana event otomotif bisa menjadi pendorong pariwisata sekaligus pemberdayaan masyarakat,” komentarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, menyambut baik inisiatif ini. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi model bagi event-event serupa di masa depan, menggabungkan eksplorasi alam dengan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Rute BROMEX4 akan melintasi beberapa destinasi unggulan Kabupaten Malang sebelum mencapai puncak Bromo. Para peserta akan melewati Kebun Teh Wonosari, Air Terjun Coban Rondo, dan Desa Wisata Pujon Kidul, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menikmati keragaman lanskap dan budaya Malang.
Bupati Sanusi juga menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan. “Patuhilah aturan lalu lintas, jaga kondisi kendaraan, dan tetaplah berkoordinasi dengan panitia serta pihak-pihak terkait,” pesannya kepada para peserta.
Event yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para peserta, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat lokal. Dengan menggabungkan petualangan, keindahan alam, dan misi sosial, BROMEX4 menjadi contoh bagaimana sebuah hobi bisa berkontribusi pada kebaikan yang lebih besar.
Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif serupa di masa depan, melihatnya sebagai cara inovatif untuk mempromosikan pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.







