Malang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM., secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan dan Pengendalian Mutu Tembakau Melalui Blending serta Penyimpanan pada Industri Hasil Tembakau yang diselenggarakan di Hotel Grand Miami, Kecamatan Kepanjen, pada Selasa (6/8) siang.
Acara ini dihadiri oleh Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Ketua Tim Kerja Pendampingan dan Bimbingan Teknis Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Agro Kementerian Perindustrian RI, Camat dan Forkopimcam Kepanjen, serta para narasumber dan peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Bupati Malang menegaskan bahwa tembakau merupakan komoditas dengan nilai ekonomi dan sosial yang signifikan, yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan petani, pemerintah daerah, serta industri terkait di wilayah Kabupaten Malang. Pertumbuhan industri rokok, yang ditopang oleh kualitas tembakau, memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pelatihan ini, yang akan berlangsung hingga esok hari,” ujar Bupati Malang.
Lebih lanjut, Bupati Sanusi menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menerapkan metode penyimpanan tembakau yang terbaik, guna menghasilkan rokok berkualitas tinggi. Kepala Bea Cukai Provinsi Jawa Timur juga memiliki rencana untuk membentuk kawasan industri rokok di Kabupaten Malang, yang akan mewadahi produksi rokok legal. Kawasan ini diharapkan dapat mengurangi produksi rokok ilegal di daerah tersebut.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat memperluas wawasan mereka, terutama terkait Standar Operasional Prosedur dan manajemen produksi tembakau yang berfokus pada mutu dan kualitas tinggi,” tambahnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas industri rokok di Kabupaten Malang, dengan memperhatikan standar yang tepat guna dan berorientasi pada peningkatan kualitas produk.







