Kota Malang – Sebagai langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi desa, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang menyelenggarakan pelatihan Literasi Digital, penggunaan aplikasi MASDEKA, dan pemanfaatan domain desa.id.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 70 desa yang tersebar di Kecamatan Kepanjen, Wagir, Pagak, Donomulyo, Kalipare, Gedangan, dan Bululawang. Pelatihan tersebut berlangsung pada Rabu, 28 Agustus 2024, di Ruang Rapat Panji Pulang Jiwo, Kepanjen.
Pelatihan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Ferry Hari Agung, ST., MT. Dalam sambutannya, Ferry menyampaikan bahwa tujuan utama Diskominfo adalah membangun Kabupaten Malang dari tingkat desa, terutama dalam mencapai desa digital.
Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pedoman Desa/Kelurahan Digital. “Dengan digitalisasi, kita berharap desa-desa di Kabupaten Malang dapat lebih maju, efisien, dan terhubung secara global,” ujar Ferry.
Ferry juga menekankan pentingnya aplikasi MASDEKA dan domain desa.id dalam mendukung pengelolaan desa secara digital. Ia berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga mampu mengoptimalkan teknologi yang disediakan oleh pemerintah.
Materi pelatihan disampaikan oleh beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya. Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo menyampaikan tentang pentingnya literasi digital untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa akan teknologi informasi.
Selain itu, Kepala Bidang Persandian & Aplikasi Informatika menjelaskan lebih dalam tentang penggunaan aplikasi MASDEKA—sebuah platform yang dirancang untuk memudahkan administrasi dan pelayanan desa secara digital.
Pranata Komputer Ahli Muda juga turut memberikan materi terkait pelayanan dan pengelolaan domain desa.id, yang menjadi identitas digital bagi desa-desa di Indonesia.
Dengan pelatihan ini, Diskominfo Kabupaten Malang berharap desa-desa dapat lebih mandiri dalam mengelola kebutuhan digitalnya, mempercepat layanan publik, dan membuka peluang ekonomi berbasis teknologi.







