Pemkot Malang Jalani Penilaian SPBE 2024 oleh KemenPANRB

Pemerintah Kota Malang memasuki tahap penilaian interviu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2024 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada Rabu, 16…

Zona MalangPemerintah Kota Malang memasuki tahap penilaian interviu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2024 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Penilaian dilakukan secara daring untuk mengklarifikasi dan memvalidasi bukti-bukti implementasi yang telah disampaikan sebelumnya.

Poin-poin utama:

  1. Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, memaparkan penerapan SPBE dari Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang.
  2. Fokus implementasi SPBE adalah mewujudkan reformasi birokrasi yang berdampak, bukan sekadar mengejar digitalisasi.
  3. Capaian indeks SPBE Kota Malang meningkat dari 2,60 (Baik) pada 2022 menjadi 3,82 (Sangat Baik) pada 2023.
  4. Kota Malang meraih Digital Government Award 2023 sebagai 10 terbaik penerapan SPBE kategori kota.
  5. Pembenahan dilakukan dalam aspek kebijakan, tata kelola, manajemen, layanan SPBE, dan inovasi yang berdampak positif.
  6. Contoh implementasi SPBE meliputi:
    • Pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka
    • Digitalisasi layanan perpajakan
    • Layanan administrasi kependudukan digital melalui https://siapel.malangkota.go.id
    • Aplikasi PedeKate SAM Reborn untuk intervensi kemiskinan
    • Portal tunggal layanan publik terintegrasi dengan 72 jenis layanan dan 31 sistem informasi
  7. Pemkot Malang optimis dapat meningkatkan nilai kematangan SPBE sebagai capaian dan pondasi pemerintahan ke depan.

Penilaian ini menunjukkan komitmen Pemkot Malang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi dan inovasi sistem pemerintahan.