Malang, 17 November 2024 – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kepolisian Resor (Polres) Malang mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan intensitas patroli gabungan di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama proses demokrasi berlangsung.
Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (16/11/2024), menjelaskan bahwa patroli gabungan ini melibatkan berbagai satuan tugas (satgas) kepolisian. “Kami mengerahkan personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Sabhara, dan Tim Buser untuk bersinergi dalam patroli rutin ini,” ujarnya.
Patroli yang dilakukan tidak hanya berfokus pada area perkotaan, tetapi juga menyasar daerah-daerah yang dinilai berpotensi menjadi titik kerawanan. “Kami telah memetakan sejumlah lokasi strategis yang memerlukan pengawasan ekstra, termasuk kawasan yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya massa atau titik-titik rawan konflik,” tambah AKP Dadang.
Langkah preventif ini dinilai krusial mengingat tahapan Pilkada yang akan memasuki masa kampanye. Polres Malang ingin memastikan bahwa setiap tahapan Pilkada, mulai dari kampanye hingga hari pencoblosan, dapat berlangsung dengan aman dan lancar tanpa adanya gangguan Kamtibmas yang berarti.
“Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami. Melalui patroli gabungan ini, kami berharap dapat meminimalisir potensi tindak kriminalitas, gesekan sosial, atau gangguan keamanan lainnya yang mungkin timbul selama proses Pilkada,” jelas AKP Dadang.
Tidak hanya mengandalkan pengamanan fisik, Polres Malang juga aktif melakukan pemantauan terhadap perkembangan informasi yang berpotensi menjadi ancaman. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk TNI, Satpol PP, dan elemen masyarakat lainnya.
Komisaris Besar Pol. Hendro Sugianto, Kapolres Malang, dalam kesempatan terpisah menegaskan komitmen kepolisian dalam mengawal jalannya Pilkada 2024. “Kami telah menyiapkan personel terbaik dan strategi pengamanan yang komprehensif. Polres Malang siap menghadapi segala kemungkinan untuk memastikan Pilkada berjalan aman, damai, dan demokratis,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Malang, Dr. Amir Mahmud, menyambut baik upaya pengamanan yang dilakukan oleh Polres Malang. “Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif kepolisian. Dengan adanya jaminan keamanan ini, kami yakin masyarakat akan lebih percaya diri untuk menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.
Polres Malang juga mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan suasana kondusif selama Pilkada. “Kami menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga ketertiban, menghindari provokasi, dan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib,” tegas AKP Dadang.
Untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, Polres Malang telah menyiapkan hotline khusus yang dapat dihubungi 24 jam. Nomor tersebut akan disosialisasikan melalui berbagai media dan tempat-tempat strategis di seluruh wilayah Kabupaten Malang.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, H. Sutrisno, menyambut positif langkah-langkah yang diambil oleh Polres Malang. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli gabungan ini. Semoga dengan upaya ini, Pilkada di Kabupaten Malang bisa menjadi contoh penyelenggaraan pemilihan yang aman dan demokratis,” ungkapnya.
Dari sisi pengamanan digital, Polres Malang juga telah berkoordinasi dengan Subdirektorat Cyber Crime Polda Jawa Timur untuk memantau perkembangan di media sosial dan platform digital lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran hoaks atau informasi yang berpotensi memicu konflik di masyarakat.
“Kami menyadari bahwa ancaman tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga dapat muncul dari dunia maya. Karena itu, kami telah menyiapkan tim khusus untuk memantau dan merespons cepat terhadap konten-konten yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” jelas AKP Dadang.
Menjelang hari pencoblosan yang dijadwalkan pada awal tahun depan, Polres Malang berencana untuk meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan, terutama di lokasi-lokasi strategis seperti kantor KPU, tempat penyimpanan logistik pemilu, dan tempat pemungutan suara (TPS).
“Kami akan terus mengevaluasi dan meningkatkan strategi pengamanan sesuai dengan perkembangan situasi. Tujuan kami adalah memastikan setiap warga Kabupaten Malang dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman,” tutup AKP Dadang.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Polres Malang ini, diharapkan Pilkada 2024 di Kabupaten Malang dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan mencerminkan proses demokrasi yang berkualitas. Masyarakat diajak untuk tetap waspada namun tetap tenang, serta berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya pesta demokrasi di tingkat lokal ini.







