Dalam rangka menyambut perayaan Natal 2024, Polres Malang telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang komprehensif dengan melibatkan 618 personel, didukung oleh instansi terkait, organisasi masyarakat, dan mitra Kamtibmas. Pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam gereja, tetapi juga meliputi area sekitar, termasuk permukiman warga, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama ibadah berlangsung.
Kabag Ops Polres Malang, Kompol M. Bagus Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengamankan 313 gereja dan 25 tempat ibadah lainnya, seperti rumah warga, sekolah, dan aula pertemuan. “Prioritas pengamanan kami adalah 11 gereja dengan jumlah jemaat antara 500 hingga 1.000 orang,” ungkap Bagus dalam wawancara dengan Malang Posco Media.
Gereja-gereja yang menjadi fokus utama pengamanan antara lain Gereja Katholik Paroki Santo Andreas-Tidar di Desa Karangwidodo, Gereja GKJW Suwaru di Desa Suwaru, dan Gereja Ratu Damai di Desa Purworejo. Selain itu, gereja-gereja lain yang juga mendapatkan perhatian khusus adalah Gereja Katolik Maria Diangkat ke Surga di Tumpang, Gereja GKJW Ringinpitu di Desa Peniwen, serta beberapa gereja di Kecamatan Turen, Sumawe, dan Lawang.
Bagus menambahkan bahwa mekanisme pengamanan melibatkan personel berseragam dan tidak berseragam. “Personel yang tidak berseragam akan melakukan deteksi dini, sementara yang berpakaian dinas dari satgas preventif akan melaksanakan patroli, sterilisasi, dan pengamanan terbuka di lokasi ibadah,” jelasnya.
Meskipun hingga saat ini tidak ada wilayah yang teridentifikasi sebagai rawan konflik atau penyusup, Polres Malang tetap bersiaga dan tidak meremehkan potensi ancaman. “Kami telah menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk kejahatan konvensional, bencana alam, dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya ibadah,” lanjut Bagus.
Sebagai langkah tambahan, petugas penjinak bom (Jibom) juga disiagakan di Brimob Batalyon B Ampeldento, Kecamatan Pakis, dan akan digunakan sesuai dengan tingkat eskalasi kebutuhan. “Brimob Batalyon B Ampeldento tidak hanya melayani Polres Malang, tetapi juga enam Polres lainnya di Rayon VI,” pungkasnya.
Bagus juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi atau pesta kembang api selama perayaan Natal dan Tahun Baru, demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Dengan persiapan yang matang, Polres Malang berkomitmen untuk memastikan perayaan Natal berjalan aman dan damai bagi seluruh umat.







