Pertemuan Muslimat NU Korda Malang: Membangun Sinergi Perempuan untuk Pembangunan Daerah

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH, bersama istri yang juga Ketua I TP PKK Kabupaten…

Zona Malang – Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH, bersama istri yang juga Ketua I TP PKK Kabupaten Malang, Hanik Dwimartya, menyambut hangat pertemuan Koordinator Daerah Muslimat NU Malang yang berlangsung di Ruang Rapat Anusapati pada Sabtu (25/1).

Dalam kesempatan ini, Wabup Malang memuji inisiatif tersebut, yang dinilai sebagai peluang emas untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.

Pertemuan itu dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Muslimat NU Korda Malang, Ny. Hj. Mutomimah, serta ketua dari Cabang Muslimat NU Kabupaten Malang dan perwakilan dari kawasan sekitar seperti Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.

Dalam sambutannya, Didik menekankan betapa pentingnya kolaborasi antar pimpinan cabang dalam mendorong keberlanjutan dan inovasi organisasi.

“Momentum pertemuan ini sangat berarti, bukan hanya untuk memperkuat jaringan, tetapi juga untuk menegaskan bahwa Muslimat NU Korda Malang siap beradaptasi dan berkontribusi dalam pembangunan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dengan harapan menjadi bagian dari pembangunan yang lebih luas, Wabup Malang mengajak Muslimat NU untuk tidak hanya berperan sebagai penonton, tetapi sebagai aktor penting yang turut serta dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkualitas.

Lebih lanjut, Wabup Didik menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang dan dukungan penuh kepada organisasi perempuan untuk berperan aktif. “Dengan peran aktif Muslimat, kita yakin pembangunan di Kabupaten Malang dapat berjalan lebih cepat. Kontribusi yang telah dilakukan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.”

Dalam rangka mendorong semangat dan motivasi anggotanya, Wabup menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai ajang sharing pengalaman dan pengetahuan, sehingga setiap cabang dapat saling mendukung dan berkolaborasi dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Kami berharap Muslimat NU akan menjadi wadah yang produktif, dengan jaringan yang luas dan keaktifan anggota yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Didik menyinggung visi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas masyarakat, terutama generasi muda. Ia berharap agar anggota Muslimat NU dapat berperan dalam menciptakan keluarga-keluarga yang tangguh serta generasi yang berkarakter.

“Kontribusi dari Muslimat NU akan sangat berarti untuk membentuk masyarakat yang siap menghadapi tantangan masa depan, menuju Indonesia Emas di tahun 2045,” pungkasnya dengan penuh harapan.