MALANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Bank Indonesia (BI) Malang kembali membuka layanan penukaran uang baru untuk masyarakat di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo. Inisiatif ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin memiliki uang pecahan baru sebagai bagian dari tradisi berbagi saat Lebaran.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, BI Malang menyediakan beragam metode penukaran uang. Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses ke uang baru. Kerja sama dengan berbagai perbankan juga dilakukan untuk memastikan distribusi uang baru berjalan dengan lancar dan teratur.
Untuk memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat, Bank Indonesia Malang menyediakan tiga jenis layanan penukaran uang baru yang dapat diakses dengan mudah.
Pertama, layanan kas keliling. BI Malang akan mengoperasikan mobil kas keliling yang bergerak ke lokasi-lokasi strategis di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk menukar uang di tempat-tempat yang telah ditentukan tanpa harus datang ke kantor bank.
Kedua, layanan penukaran bersama di Kantor BI Malang. Bank Indonesia Malang juga menyediakan layanan penukaran uang baru melalui kerja sama dengan berbagai bank. Masyarakat dapat menukar uang dengan nominal yang telah ditentukan di kantor-kantor perbankan yang tergabung dalam program penukaran bersama ini.
Ketiga, layanan penukaran di loket perbankan. Selain melalui kas keliling dan penukaran bersama di kantor BI Malang, masyarakat juga dapat menukar uang di loket-loket perbankan yang tersebar di berbagai wilayah kerja BI Malang. Layanan ini tersedia di kantor-kantor bank yang berpartisipasi dalam program ini.
Wilayah operasional penukaran uang baru oleh Bank Indonesia Malang mencakup tujuh kota/kabupaten, yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo.
Masyarakat yang berminat menukar uang baru diimbau untuk memeriksa jadwal penukaran yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia dan perbankan terkait. Terdapat beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan, seperti batas maksimal penukaran per orang dan kewajiban membawa identitas diri saat melakukan penukaran.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh uang baru dengan lebih mudah dan nyaman. Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran di tempat-tempat resmi guna menghindari peredaran uang palsu.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan lokasi kas keliling, masyarakat dapat mengakses situs resmi Bank Indonesia atau mengikuti pengumuman dari masing-masing bank penyelenggara.
Ringkasan Berita:
- Bank Indonesia Malang menyediakan layanan penukaran uang baru menjelang Idul Fitri 1446 H.
- Tersedia tiga jenis layanan: kas keliling, penukaran bersama di kantor BI, dan loket perbankan.
- Layanan mencakup wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo.
- Masyarakat diimbau untuk memeriksa jadwal dan ketentuan penukaran.
- Penukaran sebaiknya dilakukan di tempat resmi untuk menghindari uang palsu.
Sumber: Kabar Malang







