MALANG, Zona Malang – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi tantangan pembangunan Kota Malang selama 5 tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, saat menjadi pembicara dalam Musrenbang RKPD dan Forum Konsultasi Publik rancangan awal RPJMD Kota Malang 2025-2029.
Ali Muthohirin mewakili Wali Kota Wahyu Hidayat yang berhalangan hadir karena mengikuti kegiatan MCP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa di era transisi pemerintahan saat ini, Musrenbang memiliki peran strategis dalam perencanaan pembangunan suatu daerah.
“Perlu kita pahami bersama, Musrenbang ini punya peran besar dalam berhasil tidaknya pembangunan,” ujar Ali Muthohirin. Ia menambahkan bahwa Musrenbang merupakan forum untuk melihat arah pembangunan Kota Malang selama 5 tahun ke depan, yang tidak bisa dianggap remeh dan harus dirumuskan serta direncanakan dengan baik.
Menurut Ali Muthohirin, karakteristik masalah di perkotaan seperti Kota Malang menjadi tantangan yang harus dapat dijawab melalui Musrenbang. Salah satu poin penting yang harus diperhatikan adalah menyelaraskan pembangunan di tingkat nasional dan provinsi.
“Kita semua sudah memahami bagaimana karakteristik masalah di perkotaan, ini jadi tantangan yang harus bisa di jawab lewat Musrenbang ini. Dan kita tidak boleh lupa agar selaras dengan arah pembangunan nasional dan juga Propinsi, semua memiliki arah yang terstruktur,” jelasnya.
Ali Muthohirin menekankan pentingnya Musrenbang dalam menunjang peningkatan indikator-indikator pembangunan, seperti Indeks Pembangunan Manusia, Gini Rasio, tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, Musrenbang juga harus dapat menyelesaikan permasalahan kronis di perkotaan, khususnya terkait banjir dan kemacetan.
“Itu tadi kenapa saya mengatakan Musrenbang harus bisa menjawab tantangan pembangunan, karena ada indikatornya. Ada indeks pembangunan manusia, ada gini rasio, ada tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, semua harus bisa di cakup. Belum lagi masalah kronisnya perkotaan yang selalu identik dengan banjir dan kemacetan,” tegas Ali Muthohirin.
Terkait dengan program dan janji politik bersama Wali Kota Wahyu Hidayat, Ali Muthohirin menyatakan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi dengan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa program-program yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Malang.
Dalam kesempatan ini, Ali Muthohirin juga menyampaikan pesan dari Wali Kota Wahyu Hidayat terkait penanganan permasalahan di Kota Malang. Menurutnya, Musrenbang menjadi forum yang strategis untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan secara bersama-sama.
“Jadi ini saya juga menyampaikan pesan Pak Walikota bagaimana nantinya penanganan ini semua, agar kita bisa selesaikan bersama-sama,” pungkas Ali Muthohirin.
Musrenbang RKPD dan Forum Konsultasi Publik rancangan awal RPJMD Kota Malang 2025-2029 merupakan kegiatan penting dalam rangka menyusun perencanaan pembangunan daerah yang komprehensif dan selaras dengan arah pembangunan nasional dan provinsi. Dengan adanya Musrenbang, diharapkan Kota Malang dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.
Sumber: Kabarmalang







