Forkopimda dan Mahasiswa Berbagi Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak

MALANG, Zona Malang – Solidaritas dan kepedulian sosial warga Kota Malang kembali terpancar dalam aksi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kota Malang bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur. Dalam kegiatan ini, mereka membagikan sekitar 2.000 paket sembako kepada masyarakat Kota Malang yang membutuhkan.

Kegiatan pembagian sembako ini berlangsung usai sidang paripurna DPRD Kota Malang pada Senin (24/3) di depan gedung wakil rakyat. Hadir dalam kegiatan ini, jajaran Forkopimda mulai dari Wali Kota Malang, Wakil Wali Kota, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Kapolres, serta Dandim 0833.

Tak ayal, kegiatan ini menarik minat masyarakat yang kebetulan sedang melintas di sekitar Tugu Balaikota Malang. Suasana terlihat gayeng dan kondusif, meskipun terjadi sedikit kerumunan dan antrean dari warga yang ingin mendapatkan paket sembako.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sangat mengapresiasi kegiatan pembagian sembako ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Forkopimda Kota Malang dan mahasiswa terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini kita dari Forkopimda dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Malang membagikan sekitar 2.000 paket sembako kepada masyarakat. Ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada masyarakat,” jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan, kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa antara Forkopimda dan mahasiswa memiliki tujuan dan keinginan yang sama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. “Tentu kami ingin masyarakat tahu bahwa kami dari Forkopimda dan mahasiswa ini bersatu. Semuanya ingin memberikan sesuatu kepada masyarakat, mudah-mudahan bermanfaat,” ujarnya.

Selain Wali Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, juga hadir dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Malang terhadap masyarakat yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

“Kami dari Pemerintah Kota Malang ingin membantu meringankan beban masyarakat, terutama yang terdampak ekonomi akibat pandemi. Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Sofyan.

Selain Forkopimda, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Malang, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang. Mereka dengan semangat bergotong-royong membantu proses pendistribusian paket sembako kepada warga.

“Kami dari mahasiswa merasa terpanggil untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Sebagai bagian dari masyarakat Kota Malang, kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Reza, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan.

Kegiatan pembagian sembako ini mendapat respons positif dari masyarakat Kota Malang. Mereka mengapresiasi kepedulian Forkopimda dan mahasiswa yang telah berupaya membantu meringankan beban warga di tengah situasi sulit akibat pandemi COVID-19.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Dalam kondisi sulit seperti sekarang, bantuan sembako ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Ibu Siti, salah satu penerima paket sembako.

Kegiatan pembagian sembako ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Malang, Forkopimda, dan mahasiswa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Malang. Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat yang terdampak dapat segera pulih dan kembali mandiri.

Sumber: Kabarmalang