MALANG, Zona Malang – Polres Malang menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan melaksanakan latihan pengendalian massa (Dalmas) selama tiga hari berturut-turut, Senin (21/4/2025).
Latihan ini merupakan bagian dari program penguatan kesiapsiagaan personel Polres Malang dalam menghadapi berbagai agenda masyarakat dan potensi kerawanan sosial yang dapat terjadi di wilayah hukum Kabupaten Malang. Menariknya, pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh personel polisi laki-laki, namun juga melibatkan sejumlah Polisi Wanita (Polwan) secara aktif dalam sesi latihan khusus.
Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., turun langsung memimpin dan memberikan arahan dalam pelatihan tersebut. Ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel, baik laki-laki maupun Polwan, dalam menjalankan tugas pengamanan secara profesional dan humanis.
“Latihan Dalmas ini tidak hanya mengasah teknik pengamanan dan formasi lapangan, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, terutama dari sisi Polwan sebagai negosiator. Mereka harus mampu menjadi jembatan dialog di tengah eskalasi massa,” tegas Danang saat memberikan pengarahan.
Menurut Danang, kehadiran Polwan sebagai negosiator merupakan bentuk konkret Polres Malang dalam menghadirkan pendekatan kepolisian yang humanis dan solutif. “Kami ingin seluruh anggota memiliki kepekaan, kemampuan teknis, serta empati dalam menyikapi dinamika sosial. Polri harus tampil presisi, mampu mendinginkan situasi tanpa kekerasan,” imbuhnya.
Latihan Dalmas ini meliputi formasi dasar dan lanjutan pengamanan massa, teknik perlindungan objek vital, serta simulasi negosiasi dengan massa aksi. Seluruh rangkaian latihan dipimpin instruktur berpengalaman dari jajaran Polres Malang dan dilaksanakan secara intensif.
Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menghadapi berbagai agenda masyarakat dan potensi kerawanan sosial yang dapat terjadi di wilayah hukum Kabupaten Malang. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kemampuan personel, guna memastikan terciptanya rasa aman dan stabilitas Kamtibmas di tengah masyarakat,” pungkas Danang.
Selain meningkatkan kesiapan personel, latihan Dalmas ini juga menunjukkan komitmen Polres Malang dalam menerapkan pendekatan kepolisian yang humanis dan solutif. Kehadiran Polwan sebagai negosiator diharapkan dapat menjadi jembatan dialog yang efektif dalam meredam eskalasi massa dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Latihan intensif ini merupakan bagian dari upaya Polres Malang untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, termasuk saat terjadi aksi unjuk rasa. Dengan peningkatan profesionalitas dan kemampuan personel, Polres Malang berharap dapat menciptakan rasa aman dan stabilitas di tengah masyarakat.
Selain itu, latihan Dalmas ini juga menjadi langkah strategis Polres Malang dalam mengantisipasi berbagai agenda masyarakat dan potensi kerawanan sosial yang dapat terjadi di wilayah hukum Kabupaten Malang. Dengan persiapan yang matang, Polres Malang siap menghadapi berbagai tantangan dan memastikan terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.
Dalam pelaksanaan latihan Dalmas, Polres Malang juga mengedepankan pendekatan yang humanis dan solutif. Hal ini ditunjukkan dengan keterlibatan aktif Polwan sebagai negosiator, yang diharapkan dapat menjadi jembatan dialog yang efektif dalam meredam eskalasi massa. Melalui pelatihan ini, Polres Malang berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kemampuan personel, guna memastikan rasa aman dan stabilitas Kamtibmas di tengah masyarakat.
Sumber: Kabarmalang







