Sayap Garuda: Sekolah Islam Malang Berdayakan Bakat Siswa Lewat Casting Film

MALANG, Zona Malang – Sekolah tidak hanya memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan secara akademik, namun juga perlu memfasilitasi tumbuhnya bakat dan minat pada diri siswa. MI Islamiyah, sebagai Sekolah Unggulan Kebonsari Malang (Sukma), telah bekerja sama dengan Trazz Pictures untuk memberikan kesempatan kepada para siswanya mengikuti casting film “Sayap Garuda” yang disutradarai oleh Tarmizi Abka.

Antusiasme siswa dan orang tua terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Hampir semua siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 mengikuti proses casting dengan mengisi format pendaftaran terlebih dahulu. “Terbukti ada sekitar 400 siswa mengikuti dan mengisi format pendaftaran yang disampaikan Trazz Picture,” ungkap Kepala MI Islamiyah, Nur Kholifah S.PdI.

Pada hari pelaksanaan casting pertama, satu per satu siswa mengeluarkan kemampuan akting mereka di depan sutradara dan kru pembuat film. Kompetisi kemampuan akting secara sehat semakin terlihat saat casting kedua, yang hanya diikuti oleh para nominasi untuk menentukan aktor dan aktris utama. Proses ini juga disaksikan oleh orang tua masing-masing siswa yang terpilih, dengan harapan mereka dapat memberikan motivasi dan dukungan secara intensif atas bakat yang dimiliki oleh putra dan putrinya.

Film “Sayap Garuda” ini akan mengangkat tema pendidikan dan isu bullying yang masih sering terjadi di sekolah-sekolah, serta dampaknya terhadap psikologis anak. Diharapkan, film ini dapat ditampilkan melalui bioskop layar lebar di seluruh tanah air.

Nur Kholifah menyampaikan bahwa Tuhan telah memberikan anugerah berupa otak, yang merupakan pusat inteligensi dalam diri manusia. Oleh karena itu, manusia perlu memanfaatkan fungsi akal dan logika pada otak untuk mengetahui dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang mereka temui sehari-hari.

Untuk menyelaraskan kerja otak yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri, perlu adanya latihan secara kontinyu. Otak kanan bekerja untuk fungsi-fungsi tertentu, diantaranya kemampuan untuk kreativitas dan seni.

“Kami berharap semoga siswa MI Islamiyah dapat memperoleh pengalaman berharga dan terpilih menjadi aktor dan aktris film ‘Sayap Garuda’. Sehingga untuk karir ke depan, siswa memiliki kebanggaan tersendiri karena potensi bakat yang mereka dapatkan dulu ada andil dari madrasah yang memfasilitasi dan memberikan dukungan hingga menjadi aktor dan aktris berbakat,” pungkas Nur Kholifah.

Proses casting ini merupakan bentuk upaya MI Islamiyah dalam mengembangkan bakat dan minat siswa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni peran. Diharapkan, pengalaman berharga ini dapat menjadi modal bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri dan meraih kesuksesan di masa depan.

Selain itu, kerja sama antara MI Islamiyah dan Trazz Pictures juga menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan di luar kelas yang dapat mengasah kemampuan dan kreativitas mereka.

Antusiasme yang tinggi dari siswa dan orang tua juga menjadi bukti bahwa kegiatan ini mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan potensi diri siswa secara menyeluruh.

Kegiatan casting ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk juga memberikan kesempatan bagi siswa-siswi mereka untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan bakat dan minat di luar bidang akademik. Dengan dukungan dari sekolah, diharapkan siswa dapat menemukan dan mengembangkan potensi diri mereka secara optimal.