MALANG, Zona Malang – Program Studi Teknik Kimia S-1, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik), menggantikan akreditasi sebelumnya dari BAN-PT yang berstatus Baik Sekali.
Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Kimia S-1 ITN Malang, Ir. Rini Kartika Dewi, ST., MT., mengungkapkan, kunci keunggulan Program Studi Teknik Kimia adalah menumbuhkan budaya kualitas yang konsisten dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan mendorong kolaborasi, meningkatkan kualitas dosen, menyajikan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, menghasilkan mahasiswa kreatif, melakukan evaluasi berkala, serta terus berinovasi bersama.
“Sebelumnya, akreditasi Teknik Kimia dari BAN-PT adalah Baik Sekali (B). Sejak adanya perubahan ke LAM Teknik dengan lima kriteria penilaian, persyaratan untuk akreditasi Baik Sekali maupun Unggul telah terlampaui,” ujar Rini, saat ditemui beberapa waktu lalu.
Kurikulum Teknik Kimia dirancang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia (Aptekim), dan kebutuhan pengguna lulusan. Mahasiswa Teknik Kimia juga dilibatkan pada program penelitian dan pengabdian dosen, serta mendapat hibah PPK Ormawa, PKM, dan berbagai lomba yang diadakan baik oleh industri maupun perguruan tinggi.
Teknik Kimia juga menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) meliputi pertukaran mahasiswa, magang, penelitian, pengabdian masyarakat, dan KKN tematik. Selain itu, di bidang non-akademik, mahasiswa Teknik Kimia juga berhasil meraih juara tingkat internasional dalam kompetisi paduan suara. Tak kalah penting, mereka juga berhasil melakukan magang ke Tatung University Taiwan.
“Mahasiswa dilibatkan aktif di dalam dan luar kampus. Dosen tidak hanya mengikuti penelitian dan hibah, tapi juga menerbitkan jurnal nasional, internasional, serta ada yang mendapatkan grand patean, paten sederhana, dan hak cipta,” terang Rini.
Program studi Teknik Kimia juga berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) dalam melakukan berbagai kegiatan, diantaranya seminar nasional, lomba karya tulis ilmiah, open house, trial class, dan kuliah tamu dengan mendatangkan praktisi yang berpengalaman dan berkompeten di bidangnya.
Kerja sama dengan industri terus ditingkatkan, tidak hanya melalui Praktek Kerja Nyata (PKN) dan praktisi mengajar, tetapi juga melalui riset yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa di industri. Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang langsung direkrut untuk bekerja setelah menyelesaikan studinya.
Rini menegaskan, upaya-upaya tersebut merupakan kunci keberhasilan Program Studi Teknik Kimia ITN Malang dalam meraih akreditasi Unggul dari LAM Teknik. Hal ini menunjukkan komitmen program studi dalam menjaga kualitas pendidikan dan mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Keberhasilan ini tentunya menjadi prestasi yang membanggakan bagi ITN Malang dan membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih Program Studi Teknik Kimia sebagai pilihan studi yang tepat. Dengan akreditasi Unggul, Program Studi Teknik Kimia ITN Malang diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berkompeten di bidangnya.







