Komisi IV DPR RI Tinjau Proyek Pertanian UPLAND di Malang, Wabup Lathifah Paparkan Omzet Ratusan Juta Rupiah per Hektar

MALANG – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan lapangan spesifik untuk meninjau keberhasilan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (UPLAND) di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, pada Senin (21/7) siang.

Rombongan yang dipimpin oleh Dr. H. Azikin Solthan, M.Si., disambut langsung oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, yang memaparkan berbagai capaian signifikan dari proyek tersebut.

Dalam diskusi yang digelar, Wabup Lathifah Shohib menjelaskan bahwa kunjungan dari Komisi IV DPR RI ini menjadi bukti nyata adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat terhadap program pertanian di daerah.

Ia berharap pertemuan ini dapat menghasilkan rekomendasi strategis untuk keberlanjutan dan optimalisasi UPLAND Project di masa depan.

“Hal ini menjadi kebahagiaan bagi kami, mengingat kunjungan ini merupakan suatu bentuk perhatian dan dukungan nyata. Mudah-mudahan pertemuan kita hari ini dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis,” ungkap Wabup yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah.

Program UPLAND sendiri bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani di dataran tinggi melalui penguatan infrastruktur, sistem agribisnis, dan kelembagaan petani.

Di Kabupaten Malang, program yang telah berjalan selama lima tahun ini menunjukkan hasil yang sangat positif. Pada tahun 2024, rata-rata produksi komoditas unggulan bawang merah varietas Batu Ijo mampu mencapai 10-12 ton per hektar.

UPLAND Project telah memperluas cakupannya dari tiga desa menjadi lima desa di Kecamatan Pujon dan Ngantang

“Dari sisi pendapatan, para petani bisa meraup omzet berkisar antara 230 hingga 276 juta rupiah per hektar. Ini adalah bukti nyata dampak positif dari Program UPLAND,” papar Wabup Lathifah.

Hingga Juni 2025, realisasi anggaran proyek senilai total Rp 57,1 miliar ini telah mencapai 68%, atau sekitar Rp 39 miliar.

Dana tersebut telah diwujudkan dalam berbagai bentuk, antara lain pembangunan infrastruktur vital seperti embung, jalan usaha tani, dan irigasi perpipaan, serta pengadaan alat dan mesin pertanian modern dari pra-panen hingga pasca-panen.

Saat ini, UPLAND Project telah memperluas cakupannya dari tiga desa menjadi lima desa di Kecamatan Pujon dan Ngantang.

Total penerima manfaatnya pun sangat besar, mencakup 5 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), 22 Kelompok Tani (Poktan), 3 Kelompok Wanita Tani (KWT), dengan total 1.254 rumah tangga petani yang terlibat langsung.

Wabup Lathifah menutup paparannya dengan menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi lintas sektor.

Kunjungan Komisi IV DPR RI ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi tersebut demi mewujudkan kesejahteraan petani di dataran tinggi Kabupaten Malang secara berkelanjutan.