Harganas ke-32 di Malang: Bupati Sanusi Paparkan 5 Program Nasional untuk Wujudkan Keluarga Tangguh

Bupati Sanusi juga memaparkan lima program strategis Quick Win yang diluncurkan oleh pemerintah pusat melalui BKKBN dan Kementerian PPPA

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang menggelar upacara khidmat untuk memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Halaman Pendopo Agung pada Senin (28/7) pagi kemarin. Dipimpin langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan kembali peran strategis keluarga sebagai fondasi utama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Dalam amanatnya, Bupati Sanusi menyatakan bahwa keluarga yang kuat dan harmonis adalah kunci untuk melahirkan generasi berkualitas yang mampu menghadapi tantangan zaman, seperti perubahan iklim dan revolusi teknologi. Tema peringatan tahun ini, “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju,” menjadi cerminan dari komitmen tersebut.

“Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang yang sangat strategis. Keluarga yang tangguh akan melahirkan bangsa yang kuat,” ujar Bupati Sanusi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanusi juga memaparkan lima program strategis Quick Win yang diluncurkan oleh pemerintah pusat melalui BKKBN dan Kementerian PPPA sebagai bagian dari kerangka Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. Kelima program tersebut adalah:

  1. GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting): Menghubungkan donatur dengan keluarga berisiko stunting.
  2. TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak): Penyediaan tempat penitipan anak terstandarisasi bagi orang tua bekerja.
  3. GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia): Mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan anak dan remaja.
  4. SIDAYA (Lansia Berdaya): Program pemberdayaan lansia agar tetap sehat, mandiri, dan aktif.
  5. SuperApps Keluarga: Platform digital terpadu untuk layanan informasi dan data keluarga.

Bupati Sanusi menekankan bahwa keberhasilan program-program tersebut harus ditopang oleh tiga pilar utama pembangunan keluarga di tingkat daerah, yaitu peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan, peningkatan kualitas kesehatan, serta peningkatan ketahanan ekonomi setiap keluarga.

“Melalui peringatan Harganas ke-32 ini, mari kita jadikan sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, integrasi program, serta inovasi layanan demi menjangkau keluarga-keluarga yang paling membutuhkan,” serunya.

Usai upacara, suasana menjadi lebih semarak dengan digelarnya Lomba Yel-Yel antar kader Institusi Masyarakat Perdesaan (IMP) se-Kabupaten Malang. Sebanyak 14 tim kader menampilkan kreativitas dan semangat mereka, menjadi simbol energi positif dari para garda terdepan pembangunan keluarga di tingkat desa.

Acara ini ditutup dengan harapan besar dari Bupati Sanusi. “Mari jadikan keluarga sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan tangguh. Dari keluarga, kita wujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan,” pungkasnya.