MALANG – Sebuah inovasi ketahanan pangan berbasis komunitas bernama “Mlijo Murah” di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, berhasil mencuri perhatian khusus dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Program ini ditemukannya saat melakukan kunjungan pemantauan ke sejumlah pos pelayanan terpadu (posyandu) pada Senin (4/8) kemarin.
Kunjungan tersebut sejatinya bertujuan untuk memonitoring dan membina pelaksanaan Posyandu yang telah menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Namun, di tengah peninjauan di Posyandu Seruni RW 09, Hanik dibuat kagum oleh program Mlijo Murah.
Program yang telah berjalan sejak era pandemi Covid-19 ini memungkinkan warga untuk membeli paket pangan bergizi senilai Rp 18.000 dengan harga tebus hanya Rp 10.000. Paket tersebut berisi komposisi gizi lengkap, mulai dari sumber protein hingga sayur-mayur.
“Saya sangat tertarik dengan inovasi dari RW 09, yaitu Mlijo Murah. Masyarakat sangat antusias karena isinya lengkap. Ini inovasi yang saya harapkan bisa jadi percontohan di daerah lain karena memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” terang Hanik.
Selain meninjau inovasi tersebut, agenda utama kunjungan tetap difokuskan pada evaluasi sistem Posyandu SPM. Hanik berharap besar, dengan sistem pelayanan yang kini sudah terintegrasi, kualitas layanan kesehatan untuk ibu dan anak dapat terus meningkat.
“Harapannya dengan adanya posyandu SPM ini ada peningkatan pelayanan, karena semuanya sudah terintegrasi, jadi tidak seperti dulu,” ujar dia.
Dalam rangkaian kunjungannya, Hanik juga menyempatkan diri untuk melihat langsung berbagai potensi lain di Kelurahan Purwantoro, termasuk Posyandu Mawar Merah RW 10, lokasi urban farming di RW 19, serta budi daya ikan lele dalam ember di RW 05.
Di akhir kunjungannya, Ketua TP PKK Kota Malang menegaskan kembali komitmen organisasinya sebagai mitra kerja strategis pemerintah. Ia berharap, berbagai kegiatan positif di tingkat akar rumput ini dapat terus dimaksimalkan untuk menyukseskan program prioritas daerah, khususnya “Ngalam Tahes” yang berfokus pada kesehatan.







