Zona Malang – Semangat dan keceriaan memancar dari ratusan lanjut usia (lansia) yang memadati Stadion Suropati, Kecamatan Wajak, pada Minggu (12/10) pagi. Mereka berkumpul untuk mengikuti Senam Lansia Tribulanan yang digelar oleh Yayasan Gerontologi Abiyoso Kabupaten Malang dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-35. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, yang memberikan suntikan semangat dan apresiasi.
Di hadapan para lansia yang antusias, Wabup Lathifah, yang akrab disapa Bu Nyai, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini adalah kunci untuk menjaga semangat hidup di usia senja. Ia memuji wajah-wajah cerah para peserta sebagai bukti nyata bahwa kebahagiaan sejati tidak dibatasi oleh angka di kalender.
“Dengan melihat wajah-wajah cerah bapak ibu sekalian pagi ini, menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap bugar, aktif, dan berbahagia. Justru, di usia senja ini, kita bisa menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati datang dari hati yang bersyukur dan tubuh yang terus bergerak,” tutur Wabup Lathifah.
Pemerintah Kabupaten Malang, lanjutnya, sangat berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan lansia. Dukungan ini tidak hanya sebatas pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup kegiatan sosial dan rekreasi yang dapat menjaga para lansia tetap aktif dan terhubung dengan komunitasnya.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Yayasan Gerontologi Abiyoso ini dipandang sebagai salah satu mitra strategis pemerintah. Melalui kegiatan rutin seperti senam bersama, para lansia tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan silaturahmi, yang terbukti sangat efektif dalam menjaga kesehatan mental dan mencegah rasa kesepian yang seringkali menghampiri di usia lanjut.
Wabup Lathifah juga menekankan adanya pergeseran paradigma dalam memandang lansia. Pemerintah berupaya mengubah pandangan bahwa menjadi lansia berarti berhenti beraktivitas.
Sebaliknya, ini adalah sebuah babak baru dalam kehidupan yang tetap bisa diisi dengan kegiatan yang produktif dan bermakna. “Lansia yang bahagia adalah lansia yang merasa dibutuhkan, dihargai, dan dicintai oleh lingkungan sekitarnya,” jelasnya.
Ia pun berharap agar kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk terus menumbuhkan semangat hidup sehat dan mempererat persaudaraan di antara para lansia di seluruh Kabupaten Malang.
Kehadiran seorang pemimpin daerah dalam acara komunitas seperti ini menjadi sebuah hal penting dan mengirimkan pesan yang kuat.
Bagi Anda para lansia dan keluarga di Kabupaten Malang, ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian serius pada kualitas hidup dan kebahagiaan warganya di segala usia.
Ini menunjukkan bahwa menjadi tua di Kabupaten Malang berarti tetap menjadi bagian yang dihargai dari komunitas, dengan dukungan nyata untuk tetap aktif, sehat, dan terhubung secara sosial.







